EDITORIALHeadline

Gerakan ASRI Diperluas, Pemkab Sumenep Sasar Kawasan Kumuh hingga Perkotaan

1473
×

Gerakan ASRI Diperluas, Pemkab Sumenep Sasar Kawasan Kumuh hingga Perkotaan

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – analisapublik.id | Pemerintah Kabupaten Sumenep memperluas implementasi Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menjangkau kawasan perkotaan hingga titik-titik kumuh yang selama ini belum tersentuh secara optimal. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi sistematis pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus menekan risiko penyakit dan genangan air di lingkungan masyarakat.

Perluasan gerakan tersebut diwujudkan melalui aksi bersih-bersih yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan fokus kegiatan di kawasan timur kota. Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran antara lain Jalan Syahid Husin, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Raung, hingga Jalan KH. Wahid Hasyim. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (10/4/2026) sebagai bagian dari agenda rutin kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa pendekatan dalam Gerakan ASRI tidak hanya berfokus pada penataan area publik, tetapi juga menyasar titik-titik kumuh yang selama ini menjadi sumber persoalan lingkungan.

“Seluruh armada dan personel kebersihan kami kerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan optimal,” ujarnya.

Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di kawasan pusat dan selatan kota, mulai dari Jalan Halim Perdana Kusuma hingga Jalan Trunojoyo. Perluasan wilayah ini menunjukkan adanya komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan secara menyeluruh dengan pendekatan bertahap berbasis wilayah.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, Gerakan ASRI juga dilaksanakan secara serentak hingga tingkat kecamatan dan desa melalui program Jumat Bersih. Dalam pelaksanaannya, camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat dilibatkan secara aktif sebagai bagian dari penguatan partisipasi publik.

Upaya ini diarahkan untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk sebagai penyebab penyakit, memastikan kelancaran saluran air guna mencegah genangan saat hujan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mendorong penerapan budaya bersih di lingkungan perkantoran melalui kegiatan rutin mingguan. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat konsistensi kebijakan kebersihan tidak hanya di ruang publik, tetapi juga dalam tata kelola internal pemerintahan.

“Gerakan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi budaya bersama di masyarakat,” tegasnya.

Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Gerakan ASRI diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

reporter : Respati

Editor : Ibnu aji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.