SURABAYA | analisapublik.id — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melaksanakan kegiatan preservasi Jembatan Suramadu sebagai upaya menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keandalan infrastruktur jalan bebas hambatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura.
Kegiatan preservasi tersebut berada di bawah Satuan Kerja Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu yang dipimpin oleh Suparyanto, S.T., M.Sc. Pelaksanaan pekerjaan dibagi ke dalam dua paket penanganan yang masing-masing ditangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sesuai dengan segmen arah lalu lintas jembatan.
Untuk Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu 1, pekerjaan dilaksanakan oleh PPK Intan Yuanti, S.T., M.T. dengan cakupan penanganan pada segmen arah Surabaya–Madura. Ruas yang ditangani meliputi badan jalan utama jembatan, termasuk perbaikan perkerasan aspal serta pemeliharaan perlengkapan jalan guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas.
Sementara itu, Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu 2 dilaksanakan oleh PPK Benny Kurniawan, S.T., M.T. dengan cakupan penanganan pada segmen arah Madura–Surabaya. Pekerjaan meliputi perbaikan permukaan perkerasan jalan, penanganan kerusakan lokal, serta penguatan perlengkapan jalan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan preservasi dilakukan melalui penambalan dan pemadatan lapisan aspal pada titik-titik yang mengalami penurunan kualitas perkerasan. Selain itu, petugas juga melakukan penguatan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui metode pengelasan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi stabilitas perlengkapan jalan di atas jembatan.

Untuk Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu 1, pekerjaan dilaksanakan oleh PPK Intan Yuanti, S.T., M.T. dengan cakupan penanganan pada segmen arah Surabaya–Madura. Ruas yang ditangani meliputi badan jalan utama jembatan, termasuk perbaikan perkerasan aspal serta pemeliharaan perlengkapan jalan guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas.
Sementara itu, Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu 2 dilaksanakan oleh PPK Benny Kurniawan, S.T., M.T. dengan cakupan penanganan pada segmen arah Madura–Surabaya. Pekerjaan meliputi perbaikan permukaan perkerasan jalan, penanganan kerusakan lokal, serta penguatan perlengkapan jalan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan preservasi dilakukan melalui penambalan dan pemadatan lapisan aspal pada titik-titik yang mengalami penurunan kualitas perkerasan. Selain itu, petugas juga melakukan penguatan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui metode pengelasan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi stabilitas perlengkapan jalan di atas jembatan.
Selama proses pekerjaan berlangsung, pengamanan lalu lintas diterapkan dengan pemasangan rambu peringatan dan traffic cone untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan gangguan bagi pengguna jalan.
BBPJN Jawa Timur–Bali menyatakan bahwa kegiatan preservasi ini bertujuan memastikan Jembatan Suramadu tetap dalam kondisi laik operasi, aman, dan nyaman. Preservasi rutin dinilai penting mengingat fungsi strategis Jembatan Suramadu sebagai jalan bebas hambatan nasional dengan volume lalu lintas yang tinggi.
Melalui kegiatan ini, BBPJN Jatim–Bali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan nasional sekaligus mendukung kelancaran konektivitas dan mobilitas masyarakat antara Pulau Jawa dan Pulau Madura.
Reporter : Ponco drajat santoso
IT : Respati
Editor : Rijen Senario





