Infrastruktur

Kementerian PU Bersihkan Alur Batang Baliang

16
×

Kementerian PU Bersihkan Alur Batang Baliang

Sebarkan artikel ini
lat berat excavator dalam menormalisasi aliran pascabanjir bandang di Kabupaten Solok. (dok:KemenPU)

JAKARTA, analisapublik.id – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang melakukan normalisasi alur Batang Baliang setelah banjir bandang melanda kawasan Komplek Nuansa Griya Arosuka, Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Penanganan dilakukan dengan membersihkan material batu yang terbawa banjir dan menutup alur sungai. Langkah tersebut ditujukan untuk mengembalikan kelancaran aliran Batang Baliang sekaligus mengurangi risiko luapan air ke permukiman warga.

BWS Sumatera V Padang mengerahkan satu unit excavator standar untuk membersihkan material yang menumpuk di sepanjang alur sungai. Pekerjaan menjadi tahap awal untuk mengembalikan kapasitas aliran dan mengurangi hambatan yang berpotensi memicu luapan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascabanjir bandang di Kabupaten Solok masih berlangsung.

“Pekerjaan masih terus kita lanjutkan. Saat ini jajaran Sumber Daya Air melakukan pembersihan sungai dan muara untuk memperlancar aliran air serta mengurangi risiko terjadinya banjir susulan,” kata Dody dikutip Kamis, 24 September 2026.

Selain penanganan alur sungai, Kementerian PU mendukung pemulihan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Barat memobilisasi tiga unit mobil tangki air ke Kabupaten Solok untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih.

Baca Juga:  Jembatan Pulau Laut Hubungkan Tanah Bumbu-Kotabaru

BPBPK Sumatera Barat juga mengidentifikasi kondisi prasarana Cipta Karya yang terdampak, meliputi pelayanan air minum, sanitasi, dan bangunan pemerintahan.

Sementara itu, akses Jalan Nasional Batas Kota Solok–Lubuk Selasih di kawasan Arosuka yang sebelumnya tertutup material banjir bandang atau galodo kini kembali fungsional.

Satgas Tanggap Darurat BPJN Sumatera Barat bersama TNI, Polri, dan relawan membersihkan material lumpur dan longsoran. Enam unit peralatan dikerahkan, terdiri atas dua excavator, satu backhoe loader, satu loader, dan dua dump truck.

Kembali fungsionalnya ruas jalan tersebut membantu mobilitas masyarakat, distribusi bantuan, serta proses pemulihan wilayah terdampak.

Kementerian PU mengimbau masyarakat di sekitar Batang Baliang tetap waspada terhadap perubahan aliran dan kemungkinan luapan air, terutama saat hujan berintensitas tinggi. Normalisasi terus dilanjutkan agar fungsi sungai dan keselamatan kawasan segera pulih.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.