Infrastruktur

Jembatan Pulau Laut Hubungkan Tanah Bumbu-Kotabaru

11
×

Jembatan Pulau Laut Hubungkan Tanah Bumbu-Kotabaru

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Pembangunan Jembatan Pulau Laut ditargetkan rampung 2028 untuk memperkuat konektivitas dua wilayah.

Kota Baru, analisapublik.id – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga membangun Jembatan Pulau Laut yang akan menghubungkan Batulicin di Kabupaten Tanah Bumbu dengan Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi upaya meningkatkan konektivitas antara dua wilayah yang selama ini dipisahkan perairan. Kehadiran jembatan diharapkan membuat perjalanan masyarakat lebih mudah sekaligus memperlancar pergerakan orang dan barang antara Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Dalam proyek tersebut, Kementerian PU menangani bentang utama serta sebagian jembatan pendekat dengan panjang keseluruhan 1.052,75 meter. Pekerjaan terus berlangsung dan saat ini progres pembangunan tercatat sekitar 11,3 persen.

Secara keseluruhan, pekerjaan yang ditangani Kementerian PU mencakup bagian penting penghubung antarkedua wilayah. Bentang utama dan jembatan pendekat menjadi bagian konstruksi yang terus dikerjakan menuju target penyelesaian yang telah ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan target pelaksanaan, pembangunan Jembatan Pulau Laut dijadwalkan rampung pada 2028. Penyelesaian proyek diharapkan membuka akses darat yang lebih efektif sehingga masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada perjalanan melalui perairan untuk menghubungkan kedua kawasan.

Baca Juga:  Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Irigasi di Kuantan Singingi

Selain memperpendek akses perjalanan, jembatan tersebut diharapkan mendukung kelancaran distribusi barang. Konektivitas yang lebih baik dinilai penting bagi aktivitas ekonomi, terutama untuk mempermudah arus logistik dan mobilitas warga yang menjalankan kegiatan sehari-hari di Tanah Bumbu maupun Kotabaru.

Pembangunan infrastruktur penghubung ini juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kedua daerah. Akses yang semakin terhubung dapat mendukung aktivitas perdagangan, pelayanan, serta pergerakan masyarakat antarkawasan.

Kementerian PU menekankan bahwa peningkatan konektivitas harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung dalam perjalanan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, pembangunan Jembatan Pulau Laut tidak hanya diarahkan sebagai penghubung fisik, tetapi juga sebagai sarana pendukung mobilitas dan kegiatan ekonomi.

Dengan progres sekitar 11,3 persen, pekerjaan masih akan berlanjut hingga target penyelesaian pada 2028. Masyarakat Tanah Bumbu dan Kotabaru menantikan hadirnya akses penghubung yang diharapkan mampu memperlancar perjalanan, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.