Infrastruktur

Preservasi Jalan Babat–Ngawi Capai 65 Persen

7
×

Preservasi Jalan Babat–Ngawi Capai 65 Persen

Sebarkan artikel ini
Pekerjaan preservasi ruas Babat–Ngawi di Desa Tinggang Bojonegoro mencapai 65 persen progres.

BOJONEGORO, analisapublik.id – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali melalui PPK 4.6 Provinsi Jawa Timur terus melaksanakan Paket Preservasi Jalan dan Jembatan Babat–Bojonegoro–Padangan–Ngawi. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk menjaga kemantapan jalan nasional sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Pada Segmen V, pekerjaan berada di Km 149, Desa Tinggang, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Lokasi tersebut merupakan bagian dari jalur utama Jalan Raya Bojonegoro–Ngawi yang menghubungkan kawasan Padangan dengan Ngawi.

Di sekitar lokasi pekerjaan juga terdapat Pasar Tinggang yang menjadi salah satu sentra ekonomi warga. Karena itu, kondisi jalan yang mantap dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Saat ini, pekerjaan pada Segmen V meliputi penghamparan material urugan pilihan, pemasangan geomembran, LPA, beton LC, beton rekonstruksi rigid Fs 4,5 MPa, serta pemasangan saluran U-Ditch sepanjang 400 meter.

Setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai kebutuhan penanganan pada ruas jalan. Penghamparan urugan pilihan dan pemasangan geomembran menjadi bagian dari pekerjaan lapis dasar, sedangkan LPA dan beton LC disiapkan untuk mendukung struktur perkerasan.

Baca Juga:  Ruas Jalan Madura Nasional Arosbaya Dibenahi

Selanjutnya, beton rekonstruksi rigid Fs 4,5 MPa digunakan pada bagian jalan yang ditangani agar memiliki struktur yang sesuai dengan kebutuhan ruas. Pemasangan U-Ditch sepanjang 400 meter juga dilakukan untuk mendukung sistem drainase di sekitar lokasi pekerjaan.

BBPJN Jawa Timur–Bali melalui PPK 4.6 terus melanjutkan pekerjaan hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan. Progres penanganan saat ini telah mencapai 65 persen.

Pelaksanaan preservasi diharapkan menjaga kondisi ruas Babat–Bojonegoro–Padangan–Ngawi tetap berfungsi baik sebagai jalur penghubung antarwilayah. Selain mendukung pergerakan kendaraan, ruas tersebut juga memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat di sekitar Desa Tinggang.

Dengan pekerjaan yang terus berjalan, konektivitas Padangan dan Ngawi diharapkan semakin terjaga, sementara akses masyarakat menuju kawasan ekonomi seperti Pasar Tinggang tetap dapat didukung melalui kondisi jalan nasional yang lebih mantap.

BBPJN Jatim–Bali menargetkan pekerjaan berjalan sesuai tahapan sehingga manfaat preservasi dapat dirasakan pengguna jalan dan masyarakat di sepanjang koridor tersebut berkelanjutan.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.