SRAGEN, analisapublik.id – Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melaksanakan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan rutin sepanjang tahun pada Rumah Pompa JIAT PWS 172R di Desa Suwatu, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air irigasi sekaligus menghadapi potensi kekeringan.
Operasi dan pemeliharaan diarahkan untuk menjaga keandalan sarana dan prasarana sumber daya air serta memastikan fungsi layanan irigasi tetap optimal. Rumah Pompa JIAT PWS 172R memiliki jaringan sepanjang 1,5 kilometer dengan debit pompa mencapai 18 liter per detik.
Jaringan tersebut juga didukung 18 box bagi yang berfungsi dalam mendistribusikan air ke wilayah layanan. Keberadaan jaringan dan sarana pembagi menjadi bagian penting dalam memastikan air dapat dialirkan sesuai kebutuhan lahan pertanian.
Selain pemeliharaan rutin, BBWS Bengawan Solo juga melakukan pemeliharaan berkala terhadap fasilitas rumah pompa. Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan alva valve serta pengecatan rumah pompa untuk menjaga kondisi fisik dan kinerja infrastruktur.
Pemeliharaan rutin sepanjang tahun menjadi langkah untuk mencegah penurunan fungsi peralatan dan memastikan rumah pompa tetap siap digunakan ketika kebutuhan air meningkat, terutama pada periode dengan potensi kekeringan.
Rumah Pompa JIAT PWS 172R mendukung layanan irigasi seluas 15 hektare. Karena itu, keberlanjutan operasional pompa menjadi penting bagi petani yang bergantung pada pasokan air dari jaringan tersebut.
Melalui kegiatan operasi dan pemeliharaan, BBWS Bengawan Solo berupaya memastikan sarana pompa, jaringan, dan fasilitas pendukung tetap berada dalam kondisi yang dapat berfungsi dengan baik.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian di Desa Suwatu dan wilayah layanan sekitarnya.
Dengan perawatan rutin dan berkala, BBWS Bengawan Solo berharap pelayanan irigasi tetap berjalan optimal, sehingga kebutuhan air pertanian dapat dipenuhi secara lebih terjaga ketika musim kering atau kondisi kekurangan air terjadi.
Pemeliharaan ini sekaligus memperkuat kesiapan infrastruktur dalam mendukung keberlanjutan kegiatan pertanian di wilayah Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, serta menjaga pelayanan air tetap berjalan secara berkelanjutan.









