Infrastruktur

Prabowo Resmikan LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

6
×

Prabowo Resmikan LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo meresmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai setelah menjajal perjalanan bersama pelajar Jakarta.

JAKARTA, analisapublik.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai, Rabu, 16 September 2026. Sebelum seremoni di Stasiun Manggarai, Prabowo menjajal perjalanan LRT bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan sejumlah pelajar.

Prabowo berangkat dari Stasiun LRT Kelapa Gading menuju Manggarai melalui lintasan sepanjang 12,2 kilometer. Dalam perjalanan, Prabowo dan Pramono berbincang mengenai pengembangan transportasi publik Jakarta. Pramono menjelaskan pembangunan LRT yang sebelumnya melayani koridor Kelapa Gading–Velodrome kemudian dilanjutkan hingga Manggarai.

“Kan, Anda kaya,” ujar Prabowo kepada Pramono saat berada di dalam rangkaian LRT.

Setibanya di Manggarai, Prabowo meresmikan pengoperasian rute tersebut. Dalam sambutannya, ia menyebut pembangunan transportasi publik menjadi bagian dari transformasi kawasan metropolitan Jakarta dan sekitarnya.

“Kita menyaksikan langkah penting dalam rencana pembangunan bangsa, transformasi bangsa. Bahwa Jakarta Raya, ya, Jabodetabek sebetulnya, sekarang sudah menjadi mungkin metropolitan terbesar di dunia, 42 juta manusia,” kata Prabowo.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai melayani 11 stasiun, yakni Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar 28 menit.

Jalur tersebut memperluas konektivitas dari Jakarta Utara menuju Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Stasiun Manggarai juga menjadi simpul penting karena membuka akses perpindahan dengan berbagai moda transportasi publik lainnya.

Proyek LRT tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp12,1 triliun. Sebelum beroperasi, jalur, sarana, persinyalan, keselamatan, dan layanan penumpang telah melalui rangkaian pengujian.

Pemprov DKI Jakarta memperkirakan layanan ini dapat melayani sekitar 60.000 hingga 80.000 penumpang per hari pada tahap awal. Kehadiran rute baru diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta.

Prabowo menilai pembangunan transportasi publik penting untuk mendukung mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi berpenduduk besar. Menurutnya, keberadaan Stasiun Manggarai mempunyai posisi penting karena menjadi titik pertemuan sejumlah moda. Pemerintah daerah juga menargetkan perluasan jaringan ini membantu masyarakat beralih dari kendaraan pribadi menuju angkutan umum secara bertahap.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.