Sidoarjo, analisapublik.id-Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan instruksi tegas agar pembangunan rumah pompa Kedungpeluk di Kecamatan Candi segera dirampungkan guna memaksimalkan penanganan banjir. Saat meninjau lokasi pada Sabtu (27/12), ia menyayangkan progres pengerjaan yang dinilai sangat lambat karena mengalami deviasi sebesar 46 persen dari target awal. Meski sudah berjalan selama enam bulan, kondisi di lapangan belum menunjukkan kemajuan yang berarti, sehingga Subandi menegaskan agar tidak ada lagi alasan atas keterlambatan tersebut.
Lambatnya proyek ini dikhawatirkan akan memperburuk situasi saat debit air meningkat. Penutupan sebagian badan sungai untuk kebutuhan konstruksi justru memicu luapan air ke pemukiman warga di sekitar lokasi proyek. Mengingat pengerjaan kini telah memasuki masa perpanjangan selama 50 hari, pemerintah daerah mengancam akan mengambil tindakan tegas dan memberikan catatan wanprestasi bagi pihak kontraktor jika target penyelesaian tetap tidak terpenuhi.
Selain memantau proyek di Kecamatan Candi, Bupati Subandi juga meninjau kesiapan infrastruktur di rumah pompa Kedungbanteng dan Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin. Untuk mengantisipasi genangan air di wilayah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan lima unit pompa portabel tambahan. Langkah ini diambil sebagai upaya pendukung agar kinerja rumah pompa di wilayah Tanggulangin lebih optimal dalam menghadapi potensi banjir. ( wa/ar)






