Surabaya, analisapublik.id Ketua Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, menyampaikan apresiasi tinggi atas keputusan pemerintah yang secara resmi menetapkan Syaichona Kholil Bangkalan sebagai Pahlawan Nasional.
Penetapan ini dianggap sebagai bentuk penghormatan negara terhadap jasa besar ulama kharismatik asal Madura, Jawa Timur, tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya pada Senin, Lita Machfud Arifin menilai bahwa gelar Pahlawan Nasional ini memiliki makna ganda.
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada seorang ulama, penetapan Syaichona Kholil juga merupakan pengakuan terhadap peran pondok pesantren dan ulama dalam tatanan kebangsaan
”Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaichona Kholil bukan hanya bentuk penghormatan negara kepada seorang ulama besar, tetapi juga pengakuan terhadap peran pesantren dan ulama dalam membentuk karakter kebangsaan Indonesia,” ujar Lita.
Lita mengungkapkan bahwa penetapan ini merupakan buah dari perjuangan panjang Partai NasDem yang dimulai sejak tahun 2021. Partai pimpinan Surya Paloh tersebut secara konsisten mengusulkan dan mengawal proses pengakuan negara terhadap Syaichona Kholil.
Perjuangan Partai NasDem diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, mulai dari riset mendalam hingga advokasi politik yang sistematis:
Februari 2021: Fraksi Partai NasDem DPR RI secara resmi mengusulkan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada KH Syaichona Kholil, menyoroti peran besarnya dalam menginspirasi gerakan kebangsaan dan pendidikan Islam di Nusantara. Usulan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat Madura, kalangan pesantren, dan tokoh agama di Jawa Timur.
Penguatan Akademis: Fraksi NasDem MPR RI bersama DPW NasDem Jawa Timur menggelar sejumlah seminar dan diskusi ilmiah yang melibatkan sejarawan, akademisi pesantren, serta keluarga besar KH Kholil di Bangkalan untuk memperkuat dasar historis dan akademis.
September 2021: DPP Partai NasDem melakukan audiensi langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD untuk menyerahkan berkas usulan dan dokumen pendukung yang komprehensif.
2022–2023: Partai NasDem di Jawa Timur dan Madura terus menjaga semangat perjuangan KH Kholil melalui kegiatan ziarah, seminar, dan acara kebangsaan.
2024: Fraksi NasDem DPR RI kembali memperbarui naskah akademik dan dokumen pendukung sebagai bagian dari proses verifikasi tambahan di Kementerian Sosial.
“Langkah ini menunjukkan konsistensi kami dalam mengawal proses hingga penetapan final oleh pemerintah,” tutup Lita. ( wa/ar)








