SURABAYA, ANALISA PUBLIK – Layanan transportasi publik Trans Jatim mencatat tingkat kepuasan masyarakat tertinggi di antara sejumlah program Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), sebanyak 82,5 persen responden menyatakan puas terhadap layanan Bus Trans Jatim.
Capaian tersebut menempatkan Trans Jatim di posisi teratas dibandingkan sejumlah program unggulan Pemprov Jawa Timur lainnya yang turut diukur dalam survei terkait kinerja pemerintahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
Peneliti ARCI, Baihaki Sirajt, menyebut Trans Jatim menjadi program Pemprov Jawa Timur dengan tingkat kepuasan masyarakat tertinggi dalam survei tersebut.
Tingginya tingkat kepuasan masyarakat juga dibarengi harapan agar jaringan dan jangkauan layanan Trans Jatim terus diperluas sehingga dapat menjangkau lebih banyak kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Trans Jatim saat ini berkembang menjadi salah satu moda transportasi massal yang menghubungkan sejumlah wilayah antarkota dan antarkabupaten. Layanan tersebut diarahkan untuk menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, mudah diakses, dan semakin terintegrasi.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Nyono, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengatakan capaian tingkat kepuasan 82,5 persen menjadi pijakan awal bagi jajarannya untuk menunjukkan kinerja sekaligus prestasi positif dalam pengembangan pelayanan transportasi publik di Jawa Timur.
“Kepuasan ini adalah awal kami menunjukkan kinerja dan prestasi positif kami,” ungkap Nyono kepada ANALISA PUBLIK, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar angka dalam hasil survei, tetapi menjadi dorongan bagi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, dan terpercaya bagi masyarakat Jawa Timur,” jelasnya.
Dishub Jatim juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan Trans Jatim. Kepercayaan tersebut dinilai harus dijawab dengan peningkatan pelayanan, keandalan armada, ketepatan operasional, kenyamanan penumpang, serta perluasan konektivitas layanan.
Trans Jatim Ungguli Sejumlah Program Pemprov Jatim
Selain Trans Jatim yang memperoleh tingkat kepuasan 82,5 persen, survei ARCI turut mencatat sejumlah program Pemprov Jawa Timur dengan tingkat kepuasan relatif tinggi.
Program pengelolaan sampah memperoleh tingkat kepuasan 81,3 persen, disusul ketahanan pangan dan bansos plus sebesar 79,6 persen.
Program Perisai Anak dan KIP Jawara memperoleh tingkat kepuasan 78,1 persen, pemutihan pajak kendaraan bermotor 77,7 persen, serta program beasiswa bagi siswa SMA/SMK swasta dari keluarga kurang mampu sebesar 76,8 persen.
Secara keseluruhan, survei ARCI mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Khofifah-Emil pada periode kedua mencapai 79,6 persen.
Sementara itu, sektor perbaikan jalan provinsi memperoleh tingkat kepuasan 48,4 persen. Angka tersebut menunjukkan sektor infrastruktur jalan masih menjadi salah satu bidang yang mendapat catatan dari masyarakat.
Survei Libatkan 1.200 Responden di 38 Kabupaten/Kota
Survei ARCI dilaksanakan pada 18–28 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Survei menggunakan metode stratified random sampling dengan margin of error sekitar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa transportasi publik menjadi salah satu sektor pelayanan pemerintah yang mendapatkan respons paling positif dari masyarakat Jawa Timur.
Tingkat kepuasan 82,5 persen terhadap Trans Jatim sekaligus menjadi modal sekaligus tantangan bagi Pemprov Jawa Timur untuk mempertahankan kepercayaan publik.
Peningkatan kenyamanan, keselamatan, ketepatan layanan, kualitas armada, integrasi antarmoda, hingga perluasan koridor menjadi faktor penting agar manfaat Trans Jatim dapat dirasakan masyarakat di lebih banyak wilayah.
Capaian tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan transportasi publik tidak hanya diukur dari bertambahnya armada dan koridor, tetapi juga dari sejauh mana layanan tersebut mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat sehari-hari.
Dengan tingkat kepuasan tertinggi dalam survei ARCI, Trans Jatim kini menghadapi tantangan berikutnya, yakni menjaga konsistensi pelayanan sekaligus memperluas akses transportasi massal yang terjangkau dan berkualitas ke berbagai daerah di Jawa Timur.
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan






