HeadlinePemerintahan

Sinergi BLK-PNM di Tuban: Jembatan Ketenagakerjaan dan Perangi Anggapan Rentenir

×

Sinergi BLK-PNM di Tuban: Jembatan Ketenagakerjaan dan Perangi Anggapan Rentenir

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO, analisapublik.id – Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban mengambil langkah agresif dalam menekan angka pengangguran. Bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), BUMN di bidang pembiayaan usaha, BLK Tuban menggelar sosialisasi sekaligus rekrutmen massal. Acara ini berlangsung di UPT BLK Tuban, Kamis (9/10/2025), membuka peluang kerja bagi ratusan pencari kerja lokal.

Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran UPT BLK Tuban, Totok Ridwan, menyatakan kegiatan ini menjadi upaya nyata menjembatani talenta lokal dengan dunia kerja.

“PT PNM akan merekrut beberapa karyawan baru untuk ditempatkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban. Kami ingin menjembatani para pencari kerja dengan dunia kerja, khususnya di PNM wilayah Tuban,” ujar Totok.

Menurutnya, kolaborasi ini adalah “anak tangga” bagi para peserta dan alumni BLK yang telah dinyatakan kompeten. Kerja sama antara UPT BLK Tuban dan PT PNM sendiri telah terjalin sejak 2024 melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), dan terbukti banyak alumni BLK yang berhasil terserap.

PNM Buka 60 Lowongan Account Officer
Di sisi PNM, kebutuhan SDM yang kompeten menjadi mendesak seiring ekspansi layanan. HRBP Officer PT PNM wilayah Tuban, Samuel Beniah Ivander Hulu, mengungkapkan Tuban kini memiliki 26 unit kantor PNM.

Baca Juga:  Bupati Tuban Serahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada 693 Pegawai, Jadi Ujung Tombak Layanan Operasional

“Untuk itu, kami membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten guna mengisi posisi di unit-unit tersebut,” terang Samuel.

PNM saat ini membuka sekitar 60 lowongan kerja untuk posisi Account Officer (AO), dengan kebutuhan sekitar 10–15 orang di setiap unit.

Namun, Samuel menegaskan bahwa kegiatan ini tak hanya soal rekrutmen. Ia juga menyasar misi edukasi untuk meluruskan kesalahpahaman publik tentang peran BUMN tersebut.

“Banyak yang masih keliru memahami program ini, sehingga kami ingin meluruskan bahwa PNM Mekaar bukan rentenir, melainkan layanan pembiayaan resmi dari negara,” tegasnya.

Kolaborasi yang kuat antara BLK dan PNM ini diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja di Tuban, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat tentang program pemberdayaan ekonomi pemerintah.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.