EDITORIALHeadline

Program Padat Karya Pemeliharaan Jalan di Ruas Karangpucung–Wangon Serap Ribuan Tenaga Kerja, Realisasi Capai 5.742 HOK

1589
×

Program Padat Karya Pemeliharaan Jalan di Ruas Karangpucung–Wangon Serap Ribuan Tenaga Kerja, Realisasi Capai 5.742 HOK

Sebarkan artikel ini

Cilacap – analisapublik.id | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 Provinsi Jawa Tengah terus melaksanakan Program Padat Karya pada koridor Ruas Batas Jawa Barat–Karangpucung–Wangon sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan jalan nasional sepanjang tahun 2026.

Program yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar ini ditargetkan mampu menyerap sebanyak 13.300 Hari Orang Kerja (HOK) selama tahun 2026. Hingga saat ini, realisasi penyerapan tenaga kerja telah mencapai 5.742 HOK.

Pelaksanaan program dilakukan di sepanjang koridor jalan nasional yang menghubungkan wilayah perbatasan Jawa Barat dengan Karangpucung dan Wangon. Ruas tersebut merupakan jalur strategis yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di kawasan selatan Jawa Tengah.

Melalui Program Padat Karya, BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta melibatkan masyarakat setempat dalam berbagai kegiatan pemeliharaan jalan, seperti pembersihan saluran drainase, pemangkasan vegetasi, perawatan bahu jalan, serta pekerjaan pendukung lainnya yang bersifat padat tenaga kerja.

Program ini tidak hanya bertujuan menjaga kondisi jalan agar tetap laik fungsi dan aman digunakan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat melalui penyediaan kesempatan kerja. Dengan demikian, keberadaan program padat karya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung kelancaran konektivitas antarwilayah.

BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta menargetkan penyerapan tenaga kerja akan terus meningkat hingga akhir tahun seiring berjalannya kegiatan pemeliharaan rutin pada sejumlah ruas jalan nasional di wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah.

Selain menjaga kualitas infrastruktur jalan, pelaksanaan Program Padat Karya juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta memperkuat dampak ekonomi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Editor: Respati

Sumber: BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.