EDITORIALHeadline

Preservasi Jalan Palengaan Laok–Tlambah Rampung, Akses Warga Kini Lebih Lega

×

Preservasi Jalan Palengaan Laok–Tlambah Rampung, Akses Warga Kini Lebih Lega

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN | analisapublik.id — Pekerjaan preservasi Jalan Palengaan Laok–Tlambah (ruas 43) di Kabupaten Pamekasan telah rampung. Jalur yang selama ini menjadi tumpuan mobilitas warga itu kini kembali mantap dan lebih nyaman dilalui, menyusul penanganan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi ruas ini tergolong memprihatinkan. Lebar jalan terbatas, permukaan rusak di sejumlah titik, dan genangan air kerap muncul saat hujan. Situasi tersebut sering menghambat arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk ketika aktivitas warga meningkat.

Preservasi dilakukan sepanjang kurang lebih dua kilometer dengan waktu pelaksanaan selama 43 hari kalender. Selama pekerjaan berlangsung, akses jalan tidak ditutup total. Lalu lintas tetap berjalan dengan pengaturan di lapangan agar aktivitas masyarakat tidak terhenti, meski harus menyesuaikan kondisi.

Kondisi ruas Jalan Palengaan Laok–Tlambah (ruas 43), Kabupaten Pamekasan, sebelum dan sesudah dilakukan preservasi melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD). Penanganan sepanjang ±2 kilometer ini mencakup perbaikan perkerasan jalan, pembangunan drainase, serta pemasangan marka, sehingga akses warga kini lebih nyaman dan aman dilalui.
Sumber: Dokumentasi lapangan / analisapublik.id

Dari sisi teknis, penanganan tidak sebatas pelapisan aspal. Sejumlah pekerjaan pendukung turut dilaksanakan, mulai dari pembangunan saluran drainase berbentuk U tipe DS3 dan DS3A, pengaspalan lapis aus Laston (AC-WC), lapis antara Laston (AC-BC), hingga penguatan struktur jalan menggunakan Lapis Pondasi Agregat Kelas A dan Kelas B. Penataan drainase menjadi salah satu fokus utama untuk mengurangi potensi genangan yang selama ini mempercepat kerusakan jalan.

Hasil pekerjaan kini terlihat nyata. Permukaan jalan tampak lebih rata, marka telah terpasang, dan saluran air tertata rapi. Perubahan kondisi tersebut cukup kontras dibandingkan sebelumnya, sebagaimana terekam dalam dokumentasi sejak tahap awal hingga pekerjaan dinyatakan selesai.

Dengan rampungnya preservasi ruas Palengaan Laok–Tlambah, waktu tempuh antarwilayah diperkirakan menjadi lebih singkat. Jalan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi warga, mulai dari sektor pertanian dan perdagangan hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Pemerintah berharap peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mendorong pergerakan ekonomi lokal di wilayah Palengaan dan sekitarnya.

Reporter: Abdul Karim, Syarifuddin
Editor: Rijen Senario

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.