TULUNGAGUNG, Analisapublik.id, — Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, hadir dalam acara Tasyakuran Panen Raya yang digelar oleh Gabungan Himpunan Petani Pengguna Air (GHIPPA) Sobokalen bersama Gapoktan Setyo Tani Kelurahan Karangwaru yang berlangsung di Pos Pantau Air Sawah Kelurahan Karangwaru Kecamatan Tulungagung, pada Selasa (15/9/2026).
Mengusung tema “Panen Raya Menuju Tulungagung Swasembada Pangan” acara tasyakuran tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, didampingi Kepala Dinas Pertanian Suyanto, BWS Kementan RI, Kodim 0807 Tulungagung, Kapolsek Boyolangu beserta Anggota, Jajaran Forkopimcam, Kota dan Boyolangu, Para Kepala Desa, Lurah, Penyuluh Pertanian, Pengelola air, Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan GHIPPA Sobokalen.
Ketua Gabungan
Himpunan Petani Pemakai Air (GHIPPA) Sobokalen, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan para petani yang telah mensukseskan acara Panen Raya ini.
Dalam kesempatan tersebut, Mustofa turut menyampaikan aspirasi dari warga tani, khususnya di Kelurahan Karangwaru, Boyolangu, Moyoketen, Bono, serta Tamanan terkait infrastruktur pertanian.
“Para petani juga mengusulkan adanya perbaikan jalan usaha tani, saat ini, kondisi jalan tersebut masih layak ketika musim kemarau, namun berubah menjadi becek dan kurang baik saat musim hujan tiba, sehingga menyulitkan proses pengangkutan hasil panen,”ujarnya.
Pihak GHIPPA Sobokalen juga memohon dukungan penuh dari Bapak Plt.Bupati Tulungagung, yang mana GHIPPA Sobokalen dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Tulungagung dalam ajang lomba HIPPAM Tingkat Provinsi dan Nasional.
“Pihak pengurus memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar keikutsertaan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.
Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani dan jajaran instansi terkait yang telah konsisten mendukung program Pemerintah di sektor pertanian.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan para petani yang mampu mengoptimalkan lahan pertanian hingga dapat menikmati panen melimpah sebanyak tiga kali dalam kurun waktu satu tahun,” Terangnya.
”Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur kepada Allah SWT atas panen yang melimpah, jika dihitung-hitung, dalam satu tahun kita bisa panen tiga kali, dan hasilnya terus meningkat berkat kerja sama dan gotong royong kita semua,” ucapnya.
Plt Bupati Ahmad Baharudin juga menegaskan, bahwa pencapaian gemilang ini tidak akan terwujud tanpa adanya sinergi yang kokoh antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Dinas terkait, dan Para Petani.
Keberhasilan sektor pertanian di Tulungagung sangat bergantung pada kerukunan dan kekompakan dalam merawat infrastruktur pertanian, khususnya sistem pengairan,” Tegasnya.
Ahmad Baharudin juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi tantangan alam secara mandiri melalui budaya gotong royong dan kerja bakti.
Mengingat siklus cuaca yang kerap berganti, para petani diimbau untuk proaktif merawat saluran-saluran air menjelang musim penghujan agar terhindar dari potensi bencana banjir.
Ahmad Baharudin juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi tantangan alam secara mandiri melalui budaya gotong royong dan kerja bakti, mengingat siklus cuaca yang kerap berganti, para petani diimbau untuk proaktif merawat saluran-saluran air menjelang air menjelang musim penghujan agar terhindar dari potensi bencana banjir.
Pemerintah selalu mendukung penuh para petani, yang terpenting mari kita terus jaga kekompakan, gotongroyong, dan kerukunan.
Jika tanamnya lancar dan dipersiapkan dengan matang bersama-sama InsyaAllah panen berikutnya akan terus melimpah.
Acara tasyakuran Panen raya ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Tokoh Agama setempat, juga memohon agar alam senantiasa memberikan berkah dan kelancaran bagi kelangsungan sektor pertanian di Kabupaten Tulungagung.
Dilanjutkan pemotongan padi secara simbolis oleh Plt Bupati Ahmad Baharudin didampingi Kepala Dinas Pertanian, Kodim 0807 beserta Jajaran Forkopimcam Boyolangu. ( Endi S )






