Pendidikan

PGRI Tulungagung Perkuat Kompetensi Digital Guru Melalui Pelatihan Koding dan AI

2803
×

PGRI Tulungagung Perkuat Kompetensi Digital Guru Melalui Pelatihan Koding dan AI

Sebarkan artikel ini

PGRI Tulungagung meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan koding dan AI untuk mendukung gerakan nasional satu juta guru mahir.

Tulungagung, Analisapublik.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tulungagung meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan koding dan AI dalam program PGRI Power di Kantor PGRI Kabupaten Tulungagung untuk mendukung gerakan nasional satu juta guru mahir koding dan kecerdasan buatan, Sabtu 17 Oktober 2026.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program strategis Pengurus Besar PGRI melalui PGRI Smart Learning and Character Center (PSLCC) untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital bagi proses pembelajaran.

Program PGRI Power membekali guru dengan keterampilan koding dan kecerdasan buatan (AI) sekaligus mendorong perubahan pola pikir dari pengguna teknologi menjadi pencipta inovasi pembelajaran.

Selain itu, program tersebut mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam mempercepat literasi digital bagi guru dan peserta didik.

Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung, Muhadi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi teknologi menjadi kebutuhan mendesak agar tenaga pendidik mampu mengikuti perkembangan digitalisasi dan kecerdasan buatan.

Baca Juga:  Sidang Tipikor Bupati Tulungagung Nonaktif Gatut, Hakim Heran Sekda Teken Surat Mundur

Menurutnya, penguasaan teknologi tidak cukup sebatas kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi harus berkembang menjadi keterampilan menciptakan media dan metode pembelajaran inovatif.

Ia menjelaskan bahwa PGRI Power tidak hanya dirancang untuk memberikan pelatihan koding, tetapi juga membangun pola pikir baru agar guru mampu bertransformasi dari pengguna menjadi pencipta teknologi.

Muhadi menilai penguasaan koding dan AI oleh guru akan memengaruhi kesiapan peserta didik dalam menghadapi persaingan pada era digital.

Sebagai tindak lanjut, PGRI Kabupaten Tulungagung menargetkan pengiriman guru-guru terbaik untuk menjadi penggerak literasi digital di setiap satuan pendidikan, mulai jenjang dasar hingga menengah.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas penerapan teknologi pembelajaran sekaligus mendorong pemerataan kompetensi digital di lingkungan pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Sementara itu, pelatihan PGRI Power mendapat respons positif dari peserta, termasuk seorang guru sekolah dasar asal Kecamatan Kedungwaru yang mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pemanfaatan AI dalam pembelajaran.

Peserta tersebut menjelaskan bahwa sebelumnya ia menganggap koding dan kecerdasan buatan sebagai teknologi rumit yang hanya dapat dikuasai guru bidang teknologi informasi.

Baca Juga:  Pemilihan Lokasi KDKMP Desa Sanan Kabupaten Tulungagung Dipastikan Melalui Musdes dan Pertimbangan Teknis

Namun, setelah mengikuti pelatihan, peserta tersebut mulai memahami cara memanfaatkan AI untuk membuat media pembelajaran interaktif melalui materi yang disampaikan secara sederhana dan aplikatif.

PGRI Kabupaten Tulungagung berharap program tersebut mampu menghasilkan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan pedagogik, kompetensi digital, dan karakter kuat dalam mempersiapkan generasi yang melek teknologi.

Keberlanjutan program PGRI Power selanjutnya bergantung pada pengembangan kemampuan peserta serta penerapan keterampilan koding dan AI dalam proses pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.

Reporter: Endi S

Redaktur: Aris

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.