Minta Penggunaan Diawasi Ketat
Surabaya, analisapublik id , – Kebijakan Wali Kota Surabaya untuk mengalokasikan anggaran khusus bagi kegiatan kepemudaan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Ketua Gerakan Pemuda Surabaya, Mirza Akmal, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis Wali Kota tersebut.
”Saya mendukung penuh alokasi anggaran tersebut. Perhatian khusus Wali Kota ini harus kita sambut dengan baik. Begitu pula pelaksanaannya harus dikawal bersama agar tepat untuk teman-teman,” kata Mirza pada hari Kamis (30/10).
Namun, Mirza juga memberikan penekanan khusus terkait pelaksanaan anggaran ini. Ia mendesak agar alokasi tersebut segera dicairkan dan digunakan, namun di sisi lain, pengawasannya harus diperketat.
”Camat sebagai pemegang anggaran juga tidak boleh menahan-nahan anggaran itu. Jika memang teman-teman mengusulkan sesuatu, maka wajib hukumnya direspons dengan baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan yang ketat sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dana. “Penggunaan anggaran tersebut harus diawasi secara ketat. Pasti banyak oknum yang matanya sudah berbinar-binar sekarang ini,” ujar Mirza.
Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik dan transparan, alokasi anggaran ini bisa menjadi pedang bermata dua. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang masif dari perangkat pemerintah setempat, mengingat masih banyak perangkat pemerintah yang dianggap kurang terbuka terhadap inisiatif dan usulan dari anak-anak muda.
Sebelumnya Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengambil langkah nyata mendukung pengembangan potensi anak muda di kotanya. Ia mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp 5 juta per bulan untuk setiap Rukun Warga (RW) yang ditujukan khusus bagi kegiatan Generasi Z (Gen Z).
Menurut Eri Cahyadi, anggaran ini bertujuan untuk mendukung Gen Z agar dapat mengembangkan diri melalui kegiatan yang bermanfaat dan produktif di lingkungan mereka.
”Jadi, anak-anak Gen Z yang ada di setiap RW kita berikan anggaran Rp5 juta per bulannya di setiap RW,” jelas Eri.
Ia berharap, dengan adanya dana ini, Gen Z dapat lebih aktif dalam menginisiasi program. “Sehingga anak-anak Gen Z bisa membuat kegiatan, apa masukannya, (nanti) bisa dikerjakan Pemerintah Kota Surabaya,” tambahnya. ( wan/mir )






