EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Pemkab Lumajang Gelar Evaluasi Komprehensif dan Siapkan Jembatan Gantung Darurat

×

Pemkab Lumajang Gelar Evaluasi Komprehensif dan Siapkan Jembatan Gantung Darurat

Sebarkan artikel ini

Lumajang, analisapublik.id Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, segera melakukan evaluasi secara komprehensif terkait penanganan dampak lahar dingin Gunung Semeru yang memutus akses utama menuju Dusun Sumberlangsep di Desa Jugosari.

​Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma bersama Forkopimda langsung meninjau wilayah terdampak lahar Semeru di Dusun Sumberlangsep, Minggu, untuk memastikan langkah penanganan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

​”Evaluasi itu penting agar penanganan darurat dan pemulihan dapat dilakukan dengan terarah, sekaligus memastikan keamanan masyarakat dalam jangka panjang,” kata Bupati Lumajang usai meninjau lokasi.

​Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan langkah terbaik selama masa darurat hingga memasuki tahap pemulihan. Evaluasi ini mencakup:

  • ​Aspek infrastruktur yang rusak.
  • ​Kebutuhan mendesak warga terdampak.
  • ​Penguatan sistem mitigasi bencana di wilayah aliran lahar Semeru.

​Bupati menyoroti kembali pentingnya penataan ruang dan relokasi sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko jangka panjang, mengingat Sumberlangsep telah lama tercatat sebagai zona rawan bencana. Penataan ini akan mempertimbangkan keselamatan warga, keberlanjutan hunian, dan kondisi lingkungan setempat.

​Untuk membuka kembali akses warga yang terisolasi, Pemkab Lumajang telah berkoordinasi intensif dengan BNPB. “Pembangunan jembatan gantung sepanjang sekitar 270 meter menjadi salah satu langkah cepat yang segera direalisasikan agar mobilitas warga dapat kembali terbuka,” jelas Bupati.

​Selain itu, upaya pengendalian aliran lahar terus dikerjakan untuk mencegah material melebar dan menimbulkan risiko baru. Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di sekitar Semeru juga menjadi perhatian dalam penyusunan langkah mitigasi lanjutan.

​Sementara itu, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan kebutuhan warga terpenuhi, terutama yang berada di titik-titik terisolasi.

​”Saya mengajak masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami bersama seluruh pihak bekerja maksimal. Mitigasi akan lebih kuat jika pemerintah dan masyarakat berjalan berdampingan,” ujar Wakil Bupati.

​Melalui evaluasi komprehensif, penguatan mitigasi, dan penataan kawasan rawan, pemerintah berharap proses pemulihan ke depan tidak hanya mengembalikan kondisi akses, tetapi juga memperkuat ketahanan warga dalam menghadapi potensi aktivitas Semeru selanjutnya. ( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.