JAKARTA, Analisapublik.id | Microsoft memastikan bakal meningkatkan efisiensi penggunaan memori pada Windows 11. Perbaikan tersebut menyasar komputer dengan RAM 8GB ke atas dan menjadi bagian dari pembenahan sistem operasi yang dikerjakan hingga akhir 2026.
Rencana itu disampaikan Microsoft melalui Windows Insider Blog pada 31 Juli 2026. Perusahaan memasukkan “memory optimization for 8GB and above” sebagai salah satu dari empat fokus baru pengembangan Windows sepanjang sisa tahun ini. Tujuannya adalah mengurangi penggunaan memori Windows agar sistem tetap cepat dan responsif pada perangkat yang digunakan konsumen sehari-hari.
Meski fokus pengembangan menyebut RAM 8GB, kapasitas tersebut bukan persyaratan minimum baru Windows 11. Berdasarkan spesifikasi resmi Microsoft, Windows 11 masih membutuhkan RAM minimal 4GB dan ruang penyimpanan 64GB atau lebih. Perangkat juga harus menggunakan prosesor 64-bit minimal 1 GHz dengan dua inti, mendukung UEFI Secure Boot dan TPM 2.0.
Perhatian Microsoft terhadap perangkat dengan RAM 8GB juga terlihat pada lini Surface. Pada Mei 2026, perusahaan mengumumkan Surface Laptop for Business 13 inci dengan pilihan RAM 16GB dan 24GB. Microsoft juga menyiapkan konfigurasi RAM 8GB yang dijadwalkan hadir pada tahun ini dengan harga mulai 1.299,99 dolar AS.
Di sisi lain, Control Panel masih menjadi bagian dari Windows. Microsoft menjelaskan bahwa banyak pengaturan yang selama ini terdapat di Control Panel sedang dipindahkan secara bertahap ke aplikasi Settings yang memiliki antarmuka lebih modern.
Proses migrasi tersebut belum selesai. Bahkan, dokumentasi dukungan Microsoft masih mengarahkan pengguna ke Control Panel untuk sejumlah fungsi tertentu, termasuk ketika aplikasi tidak dapat dihapus melalui Settings.
Dengan demikian, pembaruan yang disiapkan Microsoft bukan mengubah standar minimum Windows 11 menjadi RAM 8GB. Fokusnya adalah menekan jejak penggunaan memori agar Windows dapat bekerja lebih responsif pada perangkat dengan kapasitas RAM mulai 8GB, sembari melanjutkan pembenahan performa dan pengalaman pengguna hingga akhir 2026.
Reporter : Muchamad Rizqy
Editor : Respati







