HeadlinePemerintahan

Kominfo Lumajang Kawal Stabilitas Telekomunikasi di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru

338
×

Kominfo Lumajang Kawal Stabilitas Telekomunikasi di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Stabilitas jaringan komunikasi menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lumajang pascaerupsi Gunung Semeru. Meskipun dinyatakan terkendali, satu Base Transceiver Station (BTS) di wilayah terdampak dilaporkan tidak beroperasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, membenarkan adanya gangguan tersebut. Gangguan itu terjadi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, dan disebabkan oleh gangguan aliran listrik.

“Berdasarkan laporan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital, terdapat satu BTS di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang sementara tidak beroperasi akibat gangguan aliran listrik. Secara keseluruhan, jaringan telekomunikasi di Kabupaten Lumajang tetap berfungsi dengan baik,” ujar Mustaqim saat dikonfirmasi, Kamis (20/11/2025).

Operator Berjuang Pulihkan Jaringan di Tengah Status Awas
Mustaqim menjelaskan bahwa saat ini operator seluler sedang berupaya memulihkan operasional BTS tersebut dengan menggunakan genset sebagai sumber daya alternatif. Namun, proses mobilisasi teknisi dan perangkat harus menyesuaikan kondisi lapangan serta status Gunung Semeru yang kini berada pada Level IV (Awas).

Baca Juga:  Pasca Erupsi Semeru, Penyelamatan Ternak Menjadi Kunci Agar Roda Ekonomi Warga Tak Ikut Mati

“Kami terus berkoordinasi dengan Komdigi RI agar layanan telekomunikasi tetap dapat digunakan masyarakat dengan baik,” tambahnya.

Mustaqim menekankan bahwa menjaga layanan komunikasi bukan hanya persoalan teknis semata. Ini berkaitan langsung dengan efektivitas koordinasi bantuan, penyebaran informasi resmi status gunung, dan keamanan masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami bekerja bersama semua pihak terkait untuk memastikan komunikasi tetap lancar, terutama dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dengan pemantauan terstruktur dan koordinasi berkelanjutan antara Pemkab Lumajang dan Komdigi RI, Mustaqim optimistis bahwa layanan telekomunikasi di wilayah tersebut tetap dapat diandalkan untuk memperkuat respons pada masa tanggap darurat ini.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.