Gaya HidupOlahraga

KAI Ngebel KOM 2026 “Recor” 500 Peserta dari 210 Komunitas, 89 Kota, dan 7 Negara

5
×

KAI Ngebel KOM 2026 “Recor” 500 Peserta dari 210 Komunitas, 89 Kota, dan 7 Negara

Sebarkan artikel ini

“Diikuti peserta dari 210 komunitas, 89 kota, dan 20 provinsi, KAI Ngebel KOM 2026 menjadi salah satu ajang balap sepeda terbesar di Jawa Timur dengan finis di Telaga Ngebel, Ponorogo.”

PONOROGO, analisapublik.id – Ajang balap sepeda KAI Ngebel KOM 2026 sukses mencatatkan sejarah baru. Sebanyak 500 cyclist dari 210 komunitas, 89 kota, 20 provinsi, dan tujuh negara ambil bagian dalam event yang digelar pada Sabtu (1/8/2026). Tingginya animo peserta menjadikan kompetisi ini sebagai salah satu agenda sport tourism terbesar di Jawa Timur.

KAI Ngebel KOM 2026 diselenggarakan oleh Mainsepeda dengan dukungan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Para peserta memulai balapan dari Kantor KAI Daop 7 Madiun dan menuntaskan tantangan di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, melalui rute sepanjang sekitar 75,5 kilometer.

Founder Mainsepeda, Azrul Ananda, mengatakan jumlah peserta jauh melampaui target awal panitia. Semula kuota hanya disiapkan untuk sekitar 300 cyclist, namun tingginya minat membuat pendaftaran ditutup lebih cepat setelah kuota membengkak menjadi 500 peserta.

“Antusiasme peserta di luar perkiraan. Ini menjadi salah satu event dengan jumlah peserta terbanyak yang pernah kami selenggarakan,” ujarnya.

Peserta tidak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari Australia, Tiongkok, Kolombia, Prancis, Jerman, dan Belanda, sehingga bersama Indonesia tercatat ada tujuh negara yang berpartisipasi.

Tantangan utama berada pada segmen King of Mountain (KOM) sepanjang sekitar 15 kilometer menuju Telaga Ngebel. Jalur tanjakan memiliki elevasi sekitar 830 meter dengan gradien maksimum mencapai 19 persen. Meski menantang, lintasan ini dinilai lebih bersahabat bagi pesepeda pemula dibandingkan seri KOM lainnya.

Kompetisi mempertandingkan kategori Men Elite, Women Elite, dan 21 and Under (U-21). Sejumlah atlet nasional turut ambil bagian sehingga persaingan menuju garis finis berlangsung kompetitif.

Selain menjadi ajang olahraga, KAI Ngebel KOM 2026 memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kehadiran ratusan peserta beserta keluarga dan pendamping meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan sektor kuliner, serta memperkenalkan potensi wisata Madiun dan Ponorogo kepada peserta dari dalam maupun luar negeri.

Kesuksesan penyelenggaraan perdana KAI Ngebel KOM diharapkan menjadi pijakan untuk menjadikan event ini sebagai agenda tahunan yang mampu memperkuat posisi Jawa Timur sebagai destinasi unggulan sport tourism sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata. (*)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.