Jakarta, analisapublik.id – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyambut baik rencana pemerintah untuk mengumumkan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, dan menyatakan akan mendoakannya.
Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar akan mengikuti kehendak pemerintah terkait pemberian gelar pahlawan tersebut, dan menilai Soeharto sangat layak menerimanya.
”Mudah-mudahan, kita doain,” kata Bahlil usai acara peresmian lapangan padel di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (9/11).
Menurutnya, jasa-jasa Soeharto setelah 32 tahun memimpin bangsa sangat besar. Selain itu, Soeharto juga merupakan salah satu pendiri dari partai berlambang pohon beringin itu, yang bertujuan melawan ideologi komunisme.
Bahlil menyoroti keberhasilan pemerintahan Soeharto dalam mencapai swasembada pangan dan energi, menurunkan inflasi, hingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
”Dan di ujung masa kekuasaan, tahun ’97-’98 Indonesia terkenal sebagai Macan Asia. Inilah referensi yang dijadikan rujukan Partai Golkar,” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan sepuluh nama Pahlawan Nasional pada Senin (10/11), bertepatan dengan Hari Pahlawan, dan memastikan bahwa nama Presiden ke-2 RI Soeharto termasuk di dalamnya.
”Kurang lebih 10 nama. Ya masuk, masuk (nama Soeharto),” kata Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu malam.
Prasetyo menjelaskan, penetapan nama-nama ini telah melalui proses finalisasi dalam rapat terbatas yang dihadiri Menteri Kebudayaan yang juga Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon, di kediaman Presiden Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu. ( wa/ar)





