Jakarta, analisapublik.id – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja dua kader mereka di Kabinet Merah Putih, yaitu Bahlil Lahadalia dan Wihaji. Sarmuji menyoroti bahwa meskipun Bahlil kerap menjadi sasaran “framing jahat” di ruang publik, survei menunjukkan masyarakat justru memberikan penilaian yang objektif dan positif.
“Pak Bahlil sering kali di-framing secara jahat di ruang publik, tetapi ternyata publik lebih cerdas. Penilaian positif ini menunjukkan bahwa masyarakat bisa membedakan antara opini politik dan hasil kerja nyata,” kata Sarmuji di Jakarta, Rabu. Ia menegaskan, publik menilai berdasarkan kinerja, bukan narasi yang sengaja dibentuk.
Sarmuji menyebutkan capaian konkret dari kedua kader tersebut:
- Bahlil Lahadalia berhasil meningkatkan lifting minyak nasional.
- Wihaji berhasil menurunkan angka stunting balita.
Menurut Sarmuji, capaian ini adalah bukti bahwa kader Golkar memiliki kapasitas, integritas, dan etos kerja tinggi dalam mengemban amanah publik.
“Keduanya (Bahlil dan Wihaji) adalah contoh nyata kader Golkar yang bekerja dengan pendekatan profesional sekaligus mengedepankan semangat pengabdian. Mereka menjalankan amanah dengan hasil yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.
Ia menegaskan, Partai Golkar bangga dan berterima kasih atas penilaian positif publik. Bagi Golkar, kepuasan publik adalah ukuran utama dari keberhasilan kader dalam pemerintahan, dan partai akan terus mendukung kadernya untuk menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat dan berdampak nyata. ( wa/ar)