HeadlinePemerintahan

Diskopumdag Tuban Tingkatkan Kualitas UMKM, 80 Pelaku Usaha Dilatih Olah Batik dan Frozen Food

×

Diskopumdag Tuban Tingkatkan Kualitas UMKM, 80 Pelaku Usaha Dilatih Olah Batik dan Frozen Food

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Sebanyak 80 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tuban mengikuti pelatihan intensif pembuatan kerajinan turunan batik dan produk olahan frozen food. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban di Charis Hotel Tuban, berlangsung mulai 1 hingga 3 Oktober 2025.

Kepala Bidang UMKM Diskopumdag Tuban, Nindya Mawardhani, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan rangkaian dari program besar Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan UMKM, serta Penguatan Kapasitas SDM. Para peserta adalah pelaku UMKM yang sebelumnya telah lolos tahapan pelatihan manajerial.

“Dari yang sebelumnya ada 100 peserta, terseleksi menjadi 80 peserta untuk mengikuti pelatihan teknis ini,” ungkapnya, Jumat (3/10/2025).

Kreativitas Batik hingga Produk Seafood Beku
Nindya menyebutkan 80 peserta pelatihan dibagi dalam dua kategori utama:

Pembuatan Kerajinan Turunan Batik (40 orang): Peserta mendapat materi dan praktik untuk mengkreasikan batik Tuban agar semakin dikenal dan dapat diaplikasikan dalam bentuk lain. Contoh produk yang dihasilkan antara lain udeng (penutup kepala), kotak tisu, dan bantal sofa.

Baca Juga:  Tingkatkan UMKM, Kabupaten Mojokerto Luncurkan Gema Brahu dan Kinasih

Pembuatan Produk Olahan Frozen Food (40 orang): Peserta dilatih mengolah makanan berbahan dasar ikan dan seafood. Materi yang diberikan mencakup pemilihan bahan baku, teknik memasak, hingga pengemasan yang tahan lama. Pemilihan produk disesuaikan dengan minat pasar, seperti membuat empek-empek, odeng, dan olahan lainnya.

Siap Naik Kelas dan Merambah Pasar Lebih Luas
Pascapelatihan teknis ini, Nindya menambahkan, peserta akan terseleksi lagi menjadi 60 orang untuk mengikuti tahapan berikutnya, yaitu pelatihan pemanfaatan teknologi informasi, serta pelatihan standardisasi dan sertifikasi produk.

Nindya Mawardhani berharap setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, para pelaku UMKM Tuban mampu naik level dan merambah pasar yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak UMKM yang terstandarisasi, kompetitif, dan berkelanjutan.

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan pengalaman, tapi juga memberikan motivasi yang lebih besar dalam berwirausaha,” tuturnya.

Dengan pelatihan ini, Pemkab Tuban menegaskan komitmennya untuk mencetak pelaku usaha yang tangguh, adaptif, dan mampu berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Tingkatkan UMKM, Kabupaten Mojokerto Luncurkan Gema Brahu dan Kinasih

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.