EDITORIALHeadline

Jelang Mudik Lebaran 2026, UPT PJJ Surabaya Siapkan 122 Kilometer Jalan Provinsi di Surabaya–Sidoarjo–Lamongan Tetap Layak Dilalui

71
×

Jelang Mudik Lebaran 2026, UPT PJJ Surabaya Siapkan 122 Kilometer Jalan Provinsi di Surabaya–Sidoarjo–Lamongan Tetap Layak Dilalui

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – analisapublik.id | Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Surabaya memperkuat kesiapan infrastruktur jalan provinsi di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan jalan tetap aman, nyaman, dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat selama periode mudik Idulfitri.

UPT PJJ Surabaya bertanggung jawab atas pengelolaan 122,774 kilometer jalan provinsi yang tersebar di tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Lamongan, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Ruas-ruas tersebut memiliki peran strategis dalam menopang konektivitas antarkawasan, pergerakan masyarakat, serta distribusi logistik di wilayah Jawa Timur bagian utara dan kawasan metropolitan Surabaya.

Kepala UPT PJJ Surabaya, Ir. Ervan Ikka Lutfiansyah, menjelaskan bahwa menjelang periode mudik, tim teknis meningkatkan intensitas pemantauan kondisi jalan melalui survei lapangan serta evaluasi berkala terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami kerusakan.

“Menjelang arus mudik Lebaran, kami melakukan pemetaan kondisi jalan secara lebih intensif. Tim teknis memeriksa permukaan jalan, drainase, serta titik-titik yang rawan kerusakan agar dapat segera dilakukan penanganan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan seluruh ruas jalan provinsi yang berada dalam penanganan UPT PJJ Surabaya tetap berada dalam kondisi layak dan aman dilalui kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan logistik.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan jalan tetap dilaksanakan secara profesional meskipun berlangsung di tengah bulan Ramadan. Seluruh personel teknis tetap menjaga disiplin kerja dan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Walaupun pekerjaan dilakukan pada bulan puasa, tim di lapangan tetap menjalankan tugas secara profesional, menjaga kualitas pekerjaan, serta tetap mengedepankan sikap santun kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan,” kata Ervan.

Peran Strategis Jalan Provinsi

Jalan provinsi yang dikelola UPT PJJ Surabaya merupakan bagian dari jaringan transportasi penting di Jawa Timur. Infrastruktur ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur mobilitas harian masyarakat, tetapi juga sebagai penghubung antarwilayah yang menopang aktivitas ekonomi dan distribusi barang.

Ruas jalan provinsi tersebut menjadi jalur yang menghubungkan kawasan permukiman, pusat perdagangan, kawasan industri, serta akses menuju jaringan jalan nasional dan kabupaten/kota. Kondisi jalan yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, kesiapan infrastruktur jalan menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Dalam wilayah kerjanya, UPT PJJ Surabaya mengelola jaringan jalan provinsi yang tersebar di tiga daerah utama.

Di Kabupaten Lamongan, UPT PJJ Surabaya menangani 9 ruas jalan provinsi dengan total panjang 81,427 kilometer. Jaringan jalan ini berfungsi sebagai jalur penghubung antarwilayah di kawasan utara Jawa Timur serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir dan kawasan pertanian.

Sementara itu di Kabupaten Sidoarjo, terdapat 6 ruas jalan provinsi dengan total panjang 29,160 kilometer yang berada dalam penanganan UPT PJJ Surabaya. Ruas-ruas ini menjadi jalur mobilitas penting yang menghubungkan kawasan permukiman, kawasan industri, serta jalur akses menuju Kota Surabaya.

Adapun di Kota Surabaya, UPT PJJ Surabaya mengelola 4 ruas jalan provinsi dengan total panjang 12,187 kilometer. Ruas-ruas ini berada di kawasan perkotaan dan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran lalu lintas di wilayah metropolitan Surabaya.

Pemeliharaan Rutin dan Penanganan Cepat

Untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan, UPT PJJ Surabaya melaksanakan pemeliharaan rutin secara berkala. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kondisi permukaan jalan, perbaikan lubang, penanganan kerusakan minor, hingga evaluasi terhadap sistem drainase yang mempengaruhi daya tahan konstruksi jalan.

Selain itu, tim teknis juga melakukan penanganan cepat apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kerusakan tidak berkembang menjadi lebih besar dan dapat segera ditangani sebelum berdampak terhadap kelancaran lalu lintas.

Landasan Hukum Pengelolaan Jalan

Pengelolaan ruas-ruas jalan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/210/KPTS/013/2023 tanggal 11 Mei 2023 tentang penetapan status ruas jalan provinsi di wilayah Jawa Timur.

Keputusan tersebut menjadi dasar hukum bagi pemerintah provinsi melalui Dinas PU Bina Marga untuk melaksanakan pengelolaan, pemeliharaan, serta peningkatan kualitas infrastruktur jalan provinsi di wilayah tersebut.

Melalui pemeliharaan rutin, penanganan cepat terhadap kerusakan, serta pengawasan teknis yang berkelanjutan, UPT PJJ Surabaya berupaya menjaga kualitas jaringan jalan provinsi tetap optimal.

Upaya ini diharapkan mampu mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan mobilitas masyarakat di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan.

Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.