HeadlinePemerintahan

Belum Ada Paket Konstruksi Baru, UPT PJJ Surabaya Fokus Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan 2026

225
×

Belum Ada Paket Konstruksi Baru, UPT PJJ Surabaya Fokus Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan 2026

Sebarkan artikel ini

Surabaya – analisapublik.id | Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Surabaya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, menetapkan fokus kerja tahun anggaran 2026 pada kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. Hingga saat ini, belum terdapat paket pekerjaan konstruksi baru yang akan dilaksanakan.

Kebijakan tersebut diambil seiring masih berlangsungnya proses pembahasan terhadap rencana paket pekerjaan fisik. Selama proses tersebut berjalan, UPT PJJ Surabaya memastikan pelayanan infrastruktur jalan tetap berjalan melalui pemeliharaan rutin yang terukur dan berkelanjutan.

UPT PJJ Surabaya saat ini berada di bawah kepemimpinan Ir. Ervan Ikka Lutfiansyah. Ia menjelaskan bahwa pemeliharaan rutin menjadi langkah strategis untuk menjaga kondisi jalan dan jembatan agar tetap aman dilalui masyarakat, sekaligus mencegah kerusakan yang lebih berat.

“Pada tahun 2026, kami belum melaksanakan paket pekerjaan konstruksi baru karena masih dalam tahap pembahasan. Namun, pemeliharaan rutin tetap kami jalankan secara optimal agar fungsi jalan dan jembatan tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, total panjang ruas jalan yang menjadi tanggung jawab UPT PJJ Surabaya mencapai 148 kilometer. Ruas-ruas tersebut tersebar di wilayah kerja Surabaya dan memiliki peran penting sebagai jalur mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.

Kegiatan pemeliharaan rutin yang dilakukan meliputi perbaikan minor permukaan jalan, penambalan lubang, pembersihan drainase, perawatan bahu jalan, serta pemeliharaan jembatan agar tetap berfungsi sesuai standar keselamatan. Langkah ini dinilai krusial untuk mempertahankan tingkat kemantapan jalan di tengah intensitas lalu lintas yang tinggi.

Ervan menegaskan bahwa pemeliharaan rutin bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan bagian dari upaya pelayanan publik. Dengan kondisi jalan yang terjaga, risiko kecelakaan dapat ditekan dan kenyamanan pengguna jalan dapat ditingkatkan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin menjaga infrastruktur yang ada. Pemeliharaan rutin ini bersifat preventif agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih berat dan membutuhkan biaya yang lebih besar di kemudian hari,” tambahnya.

UPT PJJ Surabaya juga terus melakukan pemantauan kondisi jalan dan jembatan secara berkala sebagai dasar penentuan prioritas penanganan. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan dalam perencanaan program pekerjaan pada periode berikutnya.

Dengan fokus pemeliharaan rutin selama tahun 2026, UPT PJJ Surabaya berharap pelayanan infrastruktur jalan dan jembatan tetap berjalan optimal, sembari menunggu kejelasan kebijakan serta penetapan paket pekerjaan konstruksi yang akan dilaksanakan di masa mendatang.

Reporter : Rijen Senario
Editor : Subardi, SE

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.