HeadlineNasional

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Awasi Kebijakan dan Dukung Pembangunan Ketenagakerjaan

4893
×

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Awasi Kebijakan dan Dukung Pembangunan Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini

Wamenaker Afriansyah Noor mengajak JARNAS.INDO di Jakarta memperkuat pengawasan publik dan mendukung pembangunan ketenagakerjaan menuju Indonesia Emas 2045.

Jakarta, Analisapublik.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengajak Jaringan Nasional Indonesia (JARNAS.INDO) menjadi mitra pemerintah dalam pengawasan kebijakan publik dan pembangunan ketenagakerjaan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional JARNAS.INDO, Minggu 25 Oktober 2026.

Forum bertema Quo Vadis Ekonomi Politik Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 tersebut membahas arah pembangunan nasional dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal kebijakan pemerintah.

Afriansyah menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat melalui pengawasan, kritik konstruktif, dan penyampaian gagasan terhadap pelaksanaan kebijakan pembangunan.

“Saya mengajak JARNAS.INDO dan seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Mari kita bangun budaya kritik yang konstruktif, pengawasan publik yang bertanggung jawab, serta gagasan yang solutif demi memastikan kebijakan pembangunan berjalan transparan, berintegritas, dan tepat sasaran,” kata Afriansyah.

Di sektor ketenagakerjaan, Afriansyah menjelaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui perluasan pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, peningkatan produktivitas, dan perlindungan pekerja.

Baca Juga:  PT Utama Lestari Indonesia Fasilitasi Uji Kompetensi 40 Tenaga Konstruksi

Kemnaker juga menyelaraskan keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri agar kompetensi pekerja sesuai dengan perkembangan pasar kerja.

“Kemnaker juga mengembangkan kompetensi digital dan green jobs untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia menghadapi perubahan teknologi, transformasi ekonomi, dan kebutuhan pekerjaan masa depan,” katanya.

Afriansyah menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ketenagakerjaan tidak hanya diukur dari jumlah program yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampaknya terhadap pekerja.

Menurutnya, peningkatan kompetensi, perluasan kesempatan kerja, kesejahteraan pekerja, dan produktivitas nasional menjadi indikator pembangunan ketenagakerjaan.

Ia juga mengajak generasi muda terlibat dalam pembangunan nasional melalui inovasi, penguatan integritas, dan partisipasi menghadapi perubahan ekonomi.

“Kaum muda harus mengambil peran aktif sebagai penggerak perubahan, penjaga integritas, dan pencipta inovasi. Kita membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan secara nyata oleh rakyat,” ujarnya.

Afriansyah berharap kerja sama dengan JARNAS.INDO dan elemen masyarakat lainnya dapat memperkuat pengawasan kebijakan publik serta mendukung pengembangan kualitas tenaga kerja menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi bagi Korban PHK, Ini Syarat dan Caranya

Reporter: Rijen Senario

Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.