Headlineinfopol

Stok BBM di Sejumlah SPBU Kediri Habis, Kapolres Kawal Distribusi untuk Cegah Pembelian Berlebihan

2189
×

Stok BBM di Sejumlah SPBU Kediri Habis, Kapolres Kawal Distribusi untuk Cegah Pembelian Berlebihan

Sebarkan artikel ini

Stok BBM di sejumlah SPBU Kediri habis akibat lonjakan permintaan dan keterlambatan distribusi. Polisi mengawal tambahan pasokan dari Madiun.

Kediri, Analisapublik.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif memeriksa stok BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengantisipasi pembelian berlebihan menyusul peningkatan konsumsi selama sepekan terakhir dan keterlambatan distribusi yang menyebabkan beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) habis, Minggu 18 Oktober 2026.

Pemeriksaan tersebut menemukan beberapa jenis BBM telah habis di sejumlah SPBU, sementara pengelola masih menunggu pengiriman tambahan dari pemasok.

Kondisi tersebut mendorong Kepolisian Resor (Polres) Kediri berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi pembelian berlebihan atau panic buying.

Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa pengelola SPBU telah mengajukan pemesanan ulang terhadap jenis BBM yang persediaannya habis.

Menurutnya, kepolisian akan membantu mengawal distribusi agar pasokan yang telah dipesan segera tiba dan pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan.

Baca Juga:  Kapolres Kediri Ajak 500 Ojol Perkuat Persatuan dan Nasionalisme

Peningkatan permintaan terutama terjadi pada BBM jenis Pertalite selama sepekan terakhir.

Sementara itu, keterlambatan pengiriman turut memperburuk kondisi sehingga persediaan di sejumlah SPBU tidak mampu memenuhi kebutuhan saat pemeriksaan berlangsung.

Untuk mengatasi kekosongan tersebut, tambahan distribusi BBM dari Depot Madiun telah diminta guna mendukung ketersediaan bahan bakar di Kabupaten Kediri.

Namun, keterangan yang tersedia belum memerinci jumlah tambahan pasokan, identitas SPBU yang mengalami kekosongan, maupun kepastian waktu kedatangan pengiriman.

Kapolres Kediri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi mengenai ketersediaan BBM.

Pembelian bahan bakar dalam jumlah berlebihan akibat kekhawatiran terhadap kelangkaan berpotensi meningkatkan tekanan terhadap persediaan di SPBU.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan sambil menunggu proses distribusi tambahan.

Berdasarkan hasil pemantauan kepolisian, antrean kendaraan di sejumlah SPBU belum mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan sekitarnya.

Polres Kediri akan terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk memantau perkembangan stok serta mengawal pengiriman bahan bakar.

Baca Juga:  DPU Bina Marga Jatim Perkuat Waskat untuk Menjaga Mutu Jalan dan Jembatan di Kediri

Efektivitas langkah tersebut bergantung pada ketepatan waktu distribusi tambahan dan pemulihan ketersediaan BBM di SPBU yang mengalami kekosongan.

Kepastian jadwal pengiriman serta informasi perkembangan stok menjadi penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Reporter: Bhayu Indarto
Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.