SEMARANG, analisapublik.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan konektivitas di Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan merampungkan rekonstruksi Jalan Gombel Lama lebih cepat dari target. Ruas yang sebelumnya ditutup akibat longsoran dan amblesan di dua titik itu kini kembali dibuka dan dapat dilalui masyarakat sejak 6 September 2026.
Jalan Gombel Lama merupakan bagian dari paket Preservasi Jalan Semarang–Bawen–Salatiga–Sruwen. Rekonstruksi dilakukan untuk memastikan kembali keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga fungsi ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting di wilayah Semarang.
Pekerjaan rekonstruksi dimulai pada 20 April 2026 dan semula ditargetkan selesai pada November 2026. Namun, berkat percepatan pelaksanaan di lapangan, pekerjaan dapat diselesaikan lebih awal sehingga akses jalan dapat difungsikan kembali pada awal September.
Penanganan dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta dengan panjang pekerjaan mencapai 1,27 kilometer. Rekonstruksi tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga memperkuat struktur dan sistem pendukung untuk meningkatkan ketahanan ruas terhadap potensi gangguan di kemudian hari.
Rampungnya pekerjaan tersebut membuat Jalan Gombel Lama kembali berfungsi sebagai jalur pergerakan masyarakat dan kendaraan. Pembukaan kembali ruas ini diharapkan membantu kelancaran aktivitas harian warga serta mengurangi hambatan mobilitas yang sebelumnya muncul selama penanganan longsoran dan amblesan.
Kementerian PU menempatkan pemulihan ruas tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga infrastruktur jalan nasional tetap aman dan berfungsi optimal. Kondisi jalan yang kembali dapat dilalui juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.
Penyelesaian lebih awal juga memberikan kesempatan bagi arus lalu lintas kembali memanfaatkan Jalan Gombel Lama sebelum target November 2026, sekaligus memulihkan fungsi ruas dalam mendukung kembali konektivitas kawasan Semarang.
Dengan penyelesaian yang lebih cepat dari jadwal awal, akses penting di Semarang tersebut kini kembali tersedia bagi masyarakat. Kementerian PU terus mendorong penanganan infrastruktur secara tepat agar fungsi konektivitas dapat segera dipulihkan sekaligus memberikan pelayanan jalan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi pengguna.












