UNGARAN – analisapublik.id | Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY mulai melaksanakan proyek peningkatan kualitas infrastruktur jalan berupa perkerasan beton (rigid pavement) di ruas strategis Jalan Gatot Subroto, Ungaran, Kabupaten Semarang.
Pekerjaan difokuskan pada titik KM 19+000 yang dikenal sebagai jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan tinggi, baik kendaraan ringan maupun angkutan berat. Proyek ini dijadwalkan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 17 April hingga 5 Mei 2026.
Selama proses konstruksi, rekayasa lalu lintas diterapkan dengan sistem buka-tutup satu lajur secara bergantian. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memastikan keselamatan pekerja di lokasi proyek.
Secara teknis, metode rigid pavement menggunakan material beton dipilih karena memiliki daya tahan lebih tinggi dibandingkan perkerasan aspal. Teknologi ini dinilai lebih efektif untuk ruas jalan dengan beban lalu lintas berat dan intensitas tinggi, sehingga mampu memperpanjang usia layanan jalan serta menekan frekuensi perawatan.
BBPJN Jawa Tengah–DIY sebagai pelaksana kegiatan mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan. Pengguna jalan disarankan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari titik pekerjaan, di antaranya melalui ruas Ungaran–Cangkiran, Jalan Moch Yamin, maupun akses Tol Ungaran.
Rekayasa lalu lintas tersebut diharapkan mampu meminimalkan gangguan mobilitas masyarakat selama proyek berlangsung, sekaligus menjaga distribusi logistik tetap berjalan normal.
Pihak pelaksana juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan ini.
Masyarakat diminta tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga keselamatan bersama.
Proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kemantapan jalan nasional, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Tengah.
Sumber: BBPJN Jawa Tengah–DIY
Reporter: Ibnu Aji Sesario
Editor: Respati






