EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Ribuan Wisatawan Padati Langit Tulungagung di Parade Balon Udara, Bupati: Edukasi dan Gerakkan Ekonomi Lokal

330
×

Ribuan Wisatawan Padati Langit Tulungagung di Parade Balon Udara, Bupati: Edukasi dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini

Tulungagung, analisapublik.id -Ribuan wisatawan domestik memadati lapangan Jamboo Kingdom, Desa Pucangan, Tulungagung, Jawa Timur, untuk menikmati semarak Parade Balon Udara yang digelar pemerintah daerah setempat pada Minggu (tanggalnya belum disebutkan, asumsikan tanggal berlangsung).

​Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyambut baik acara ini sebagai wisata budaya. “Kami ingin tradisi ini bisa dipertahankan dan dilestarikan, utamanya untuk mengedukasi penggemar balon udara tata cara penerbangan yang aman dan terkendali,” kata Bupati Gatut.

​Parade ini menampilkan sekitar 20 balon udara berukuran jumbo setinggi 10 hingga 15 meter dan diameter 7 hingga 10 meter. Acara ini berfungsi sebagai ruang ekspresi bagi komunitas pecinta balon udara sekaligus sarana edukasi wisata budaya.

​Balon-balon udara tersebut, yang mulai diterbangkan di langit Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, sejak pukul 06.00 WIB, tidak hanya berasal dari komunitas lokal Tulungagung, tetapi sebagian besar juga milik perorangan atau komunitas dari Wonosobo, Jawa Tengah.

​Peserta dari luar daerah sengaja diundang khusus untuk memeriahkan parade ini dan bertujuan untuk memantik sekaligus mengedukasi tata cara penerbangan balon udara yang aman, terkontrol, dan tidak mengganggu jalur penerbangan komersil maupun pertahanan udara.

​Melihat tingginya animo masyarakat, Bupati Gatut menilai ada peluang besar untuk mengembangkan parade ini dengan melibatkan lebih banyak peserta pada tahun mendatang. “Nanti setiap OPD dan kecamatan harus ikut mengirim balon udara agar semakin meriah,” usulnya.

​Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi hiburan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih sulit. Menurutnya, penyediaan ruang hiburan yang sehat akan memberi dampak positif bagi warga. “Rakyat membutuhkan hiburan. Jika rakyat terhibur bisa mendapat pahala, yang penting uangnya tidak dikorupsi,” ujarnya berkelakar.

​Salah seorang warga, Jasmin (23), mengaku sangat antusias. Ia menyampaikan selama ini hanya melihat parade balon udara melalui media sosial. Selain tontonan menarik, Jasmin juga menyoroti peran kegiatan ini dalam menggerakkan ekonomi lokal karena melibatkan pelaku UMKM. “Tidak hanya menikmati balonnya saja, tetapi ekonomi warga juga bergerak,” katanya.( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.