EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Surabaya Guyur Bonus Rp42,7 Miliar untuk Atlet Porprov Jatim 2025

379
×

Surabaya Guyur Bonus Rp42,7 Miliar untuk Atlet Porprov Jatim 2025

Sebarkan artikel ini

Surabaya, analisapublik.id – – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencairkan total bonus senilai Rp42,7 miliar kepada para atlet dan pelatih yang berhasil meraih prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.

Pencairan bonus dilakukan setelah melalui proses verifikasi berlapis yang melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya dan KONI Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan rasa syukurnya karena Kota Pahlawan sukses mempertahankan gelar juara umum Porprov Jatim untuk kesembilan kalinya.

“Alhamdulillah setelah diverifikasi oleh teman-teman KONI, hasil turun dari verifikasi KONI Jawa Timur, baru kita bagi bonusnya,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi usai penyerahan bonus di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (8/10) malam.

Verifikasi Ketat Demi Akurasi Data

Eri Cahyadi menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara ketat untuk memastikan akurasi data peraih medali. Ia menuturkan, sempat ditemukan perbedaan data di mana sejumlah nama atlet yang tercatat di KONI Surabaya tidak terdata di KONI Jawa Timur.

Baca Juga:  Pasar Murah AGP 2025 Kembali Hadir di Surabaya, Ringankan Beban Warga dan Jaga Akses Pangan Terjangkau

“Ini yang kita memang lakukan khusus di Surabaya karena jumlah medalinya banyak. Kami selalu meminta verifikasi ke KONI Surabaya dan KONI Jawa Timur. Agar apa? Agar (atlet) yang dapat emas benar-benar pas (sesuai),” tegasnya.

Selain proses verifikasi yang memakan waktu, penyesuaian anggaran juga menjadi alasan pencairan bonus baru dilakukan pada Oktober 2025. Wali Kota menyebutkan kenaikan jumlah medali perak di luar prediksi awal membuat Pemkot perlu melakukan penambahan anggaran.

Secara rinci, total dana yang digelontorkan Pemkot Surabaya mencapai Rp42.702.300.000 yang diberikan kepada atlet dan pelatih berprestasi di Porprov Jatim 2025.

Apresiasi Khusus untuk Cabor Anggar

Dalam kesempatan itu, Eri Cahyadi juga mengungkap adanya kendala pencatatan hasil pada cabang olahraga (cabor) anggar. Meskipun perolehan tiga emas dan satu medali dari cabor ini tidak diakui dalam Porprov Jatim 2025, Pemkot Surabaya tetap memberikan penghargaan khusus kepada para atlet.

“Cabang Anggar itu kita mendapatkan tiga emas dan satu sedang bertanding, ternyata tidak diakui. Tapi kami tetap memberikan bonus kepada tiga dan empat orang ini meskipun (nilainya) tidak sebesar dengan emas yang sama,” jelasnya.

Baca Juga:  Jaga Ketahanan Pangan , Pemkot Surabaya dan Satgas Pangan ‘Sidak’ Pasar hingga Distributor

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Surabaya.

Wali Kota menekankan bahwa pemberian bonus ini bukan semata soal uang, melainkan bentuk apresiasi Pemkot kepada mereka yang telah menjaga marwah dan nama baik Surabaya di bidang olahraga.

“Bonus ini adalah penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya kepada seseorang yang membawa nama baik dan menjaga marwah Kota Surabaya dalam Porprov ini, menjaga dalam olahraga ini,” pungkasnya.

Wali Kota berharap, bonus ini menjadi penyemangat menjelang Porprov X Jatim yang akan digelar di Surabaya pada 2027. “Semoga ini memberikan semangat, (Porprov Jatim) 2027 target kita 250 emas, semoga tercapai,” tutupnya.( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.