Pemerintahan

Wali Kota Batu : Program 2026 harus selaras visi “MBATU SAE”

244
×

Wali Kota Batu : Program 2026 harus selaras visi “MBATU SAE”

Sebarkan artikel ini

Malang, analisapublik.id – Wali Kota Batu, Nurochman, menekankan bahwa seluruh program kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di tahun 2026 harus selaras dengan visi MBATU SAE. Visi ini merupakan akronim dari Madani, Berkelanjutan, Agrokreatif, Terpadu, Unggul, Sinergi, Akomodatif, dan Ekologis.

Nurochman menyampaikan hal ini di sela Forum Strategic Meeting di Kota Batu, Jawa Timur, pada Senin lalu. Ia menjelaskan, implementasi visi MBATU SAE bertujuan memastikan program kerja SKPD berjalan dan langsung menyentuh masyarakat.

“Kami ingin memastikan pada 2026, MBATU SAE ini akan terinternalisasi di masing-masing SKPD dan berkorelasi langsung,” ujar Nurochman.

Menurutnya, setiap SKPD punya kewajiban menyukseskan implementasi MBATU SAE. Jika hal ini berjalan beriringan, pelayanan publik di Kota Batu akan memberikan kepuasan bagi masyarakat.

“Penekanannya adalah ketepatan program, yang orientasinya adalah memuliakan serta menyejahterakan rakyat,” tambahnya.

Integrasi MBATU SAE ke APBD 2026

Visi MBATU SAE kini sedang disiapkan untuk diintegrasikan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

“Kami ingin memastikan kegiatan dan program SKPD sesuai visi misi. Jika tidak selaras, maka program tersebut tidak akan dilanjutkan,” tegasnya.

Percepatan Transformasi Tata Kelola Pemerintahan

Dalam Forum Strategic Meeting itu, Nurochman juga meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk mempercepat proses transformasi tata kelola pemerintahan. Akselerasi ini dianggap sebagai strategi kunci dalam mewujudkan visi MBATU SAE.

“Ada perubahan sudut pandang kami dalam mengelola pemerintahan dengan lebih baik,” ucapnya.

Poin penting lain dalam agenda tersebut adalah evaluasi kinerja SKPD sepanjang 2025, untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program.

“Kami tidak mencari persoalan, tetapi justru menyempurnakan apa yang seharusnya kami lakukan untuk pemerintahan,” kata Nurochman.

Diharapkan, pada 2026 seluruh SKPD dapat lebih menggenjot pelaksanaan program kerja dengan memprioritaskan kepentingan masyarakat.

“Sehingga performa pemerintah juga baik di mata masyarakat dan kebijakannya berjalan dengan baik bagi publik,” pungkasnya. ( wa/ar)