HeadlineInfrastruktur

UPT PJJ Bojonegoro Percepat Penanganan Kerusakan Jalan Melalui Pekerjaan CAP di Ruas Ponco–Jatirogo

2339
×

UPT PJJ Bojonegoro Percepat Penanganan Kerusakan Jalan Melalui Pekerjaan CAP di Ruas Ponco–Jatirogo

Sebarkan artikel ini

BOJONEGORO, Analisa Publik – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kemantapan jalan provinsi melalui kegiatan pemeliharaan rutin dan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memastikan infrastruktur jalan tetap berada dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pekerjaan Campuran Aspal Panas (CAP) pada Ruas Ponco–Jatirogo (Batas Provinsi Jawa Tengah) Link 103. Ruas jalan ini merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Bojonegoro dengan kawasan perbatasan Provinsi Jawa Tengah sehingga memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, perdagangan, jasa, hingga aktivitas perekonomian lintas wilayah.

Pekerjaan CAP dilaksanakan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan perkerasan jalan, seperti retak, aus, maupun lubang yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil identifikasi kondisi lapangan sehingga perbaikan dapat difokuskan pada lokasi-lokasi yang membutuhkan penanganan segera.

Melalui metode Campuran Aspal Panas, lapisan perkerasan jalan yang mengalami kerusakan diperbaiki menggunakan material berstandar teknis agar mampu mengembalikan fungsi jalan secara optimal. Selain meningkatkan kualitas permukaan jalan, metode ini juga bertujuan memperpanjang usia layanan perkerasan serta mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih berat yang pada akhirnya memerlukan biaya penanganan lebih besar.

Dalam pelaksanaannya, UPT PJJ Bojonegoro melakukan mobilisasi personel, alat berat, kendaraan operasional, serta material secara terencana dan tepat waktu. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek teknis, mutu pekerjaan, serta keselamatan kerja di lapangan. Selama proses penanganan berlangsung, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan risiko gangguan terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.

Penanganan cepat terhadap kerusakan jalan menjadi bagian penting dari strategi pemeliharaan jalan provinsi. Dengan segera memperbaiki kerusakan pada tahap awal, kondisi jalan dapat dipertahankan tetap mantap sehingga tidak mengalami penurunan kualitas yang lebih signifikan akibat tingginya volume kendaraan maupun pengaruh cuaca.

Keberadaan ruas Ponco–Jatirogo sendiri memiliki nilai strategis karena menjadi jalur penghubung antardaerah yang setiap hari dimanfaatkan oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, kendaraan logistik, hingga aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Oleh karena itu, kondisi jalan yang baik diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas, efisiensi waktu tempuh, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang koridor tersebut.

Kepala UPT PJJ Bojonegoro, Ir. Deny Bramantara, S.T., M.T., IPM., Asean Eng., menegaskan bahwa pemeliharaan jalan bukan sekadar memperbaiki kerusakan fisik, melainkan juga merupakan bentuk pelayanan publik yang harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

«”Pelayanan jalan tidak hanya tentang memperbaiki kerusakan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. Kami berkomitmen menghadirkan penanganan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujar Deny Bramantara.»

Menurutnya, kualitas infrastruktur jalan yang terjaga dengan baik akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, mulai dari meningkatnya keselamatan berkendara, kelancaran distribusi barang dan jasa, hingga mendukung aktivitas sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian daerah.

UPT PJJ Bojonegoro juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ruas-ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangannya. Melalui kegiatan inspeksi lapangan secara berkala, setiap potensi kerusakan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga langkah penanganan dapat dilakukan sebelum kerusakan berkembang menjadi lebih parah.

Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur berharap kegiatan pemeliharaan rutin seperti pekerjaan Campuran Aspal Panas ini dapat menjaga tingkat kemantapan jalan provinsi secara berkelanjutan. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan konektivitas antarwilayah di Jawa Timur tetap terpelihara, keselamatan pengguna jalan semakin meningkat, serta pelayanan infrastruktur kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik.

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.