JAKARTA | analisapublik.id — Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 pada sektor pekerjaan umum tercatat mencapai 95,23 persen. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan anggaran tahun berjalan sekaligus pembahasan rencana tahun berikutnya.
Berdasarkan data yang dipaparkan, pagu efektif Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp112,13 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 1,43 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan tahun sebelumnya.
Tingginya tingkat penyerapan dinilai mencerminkan percepatan pelaksanaan program infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah. Selain fokus pada penyelesaian kegiatan berjalan, pemerintah juga mulai mengarahkan strategi pembangunan untuk tahun anggaran selanjutnya.

Menteri Pekerjaan Umum memaparkan serapan APBN 2025 dengan pagu efektif Rp112,13 triliun serta arah kebijakan infrastruktur 2026 dalam forum pembahasan anggaran. (Ilustrasi analisapublik.id)
Dalam paparan tersebut, arah kebijakan infrastruktur 2026 mencakup sejumlah prioritas utama, antara lain konektivitas wilayah, ketahanan pangan dan air, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan infrastruktur strategis, serta dukungan terhadap program prioritas Presiden.
Untuk Tahun Anggaran 2026, pagu indikatif yang diusulkan mencapai Rp118,50 triliun. Usulan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama DPR RI sesuai mekanisme penganggaran yang berlaku.
Pemerintah menegaskan bahwa alokasi anggaran infrastruktur tetap diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing wilayah, serta mendukung pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Sumber: Rapat Kerja Komisi V DPR RI
Reporter : Kiki Juanda
Editor. : Rijen Senario, ST,





