SURABAYA, analisapublik.id – Momentum Hari Menanam Sejuta Pohon tidak sekadar dirayakan sebagai seremonial tahunan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Di tangan Bupati Indah Amperawati, peringatan ini dijadikan batu pijakan untuk memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan yang mengawinkan pelestarian alam dengan penataan ruang publik.
Langkah nyata itu terlihat dari peresmian rehabilitasi sarana dan prasarana Alun-Alun Lumajang. Proyek ini merupakan buah kolaborasi strategis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Bank Jatim Peduli.
Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa membangun daerah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara konvensional yang mengandalkan satu pihak. Baginya, sinergi dengan dunia usaha adalah kunci agar pembangunan memiliki dampak sosial dan ekologis yang berkelanjutan.
“Pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat. Kontribusi CSR Bank Jatim ini merupakan wujud tanggung jawab bersama dalam merawat ruang publik sebagai ruang sosial, ekologis, dan kultural masyarakat,” ujar Indah di Lobi Kantor Bupati Lumajang, Jumat (9/1/2026).
Transformasi Ruang Publik yang Inklusif
Alun-alun kini tak lagi sekadar lapangan terbuka. Dengan fasilitas baru, kawasan ini diproyeksikan menjadi jantung interaksi warga yang ramah lingkungan. Penataan ini juga merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menghadirkan representasi wajah kota yang inklusif, aman, dan estetik.
Upaya ini, menurut Indah, selaras dengan visi besar daerah untuk menciptakan ketahanan lingkungan di tengah laju pertumbuhan ekonomi. Ke depan, ia berharap kerja sama dengan Bank Jatim tak berhenti di sini, melainkan merambah ke sektor pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi rakyat.
Direktur Menengah Korporasi dan Jaringan Bank Jatim, Arif Suhirman, menyatakan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, bantuan ini dirancang untuk meningkatkan standar kenyamanan publik.
“Bantuan CSR Bank Jatim Peduli meliputi 40 unit lampu taman, 30 unit kursi taman, enam unit pergola, satu unit kendaraan triseda, hingga 35 unit pot bunga teraso,” urai Arif.
Yang menarik, Bank Jatim juga menyediakan dua unit depo keran air siap minum yang dipasang di kawasan alun-alun. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendukung gaya hidup sehat warga Lumajang.
Peringatan Hari Menanam Sejuta Pohon tahun ini menjadi penegasan bahwa lingkungan hidup adalah fondasi utama dalam semangat Asta Cita Nararya. Melalui kolaborasi ini, Lumajang berupaya membuktikan bahwa kemajuan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan lestarinya alam demi masa depan generasi mendatang.
(Res)




