NGANJUK – analisapublik.id | Upaya menjaga kemantapan jalan nasional terus dilakukan pemerintah. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan preservasi jalan di ruas batas Kota Nganjuk–Kertosono (Link 036) dengan memanfaatkan teknologi Cold Milling Machine (CMM).
Kegiatan preservasi tersebut dilakukan pada ruas strategis yang menghubungkan kawasan perkotaan Nganjuk dengan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Penanganan ini menjadi bagian dari program pemeliharaan jalan nasional guna memastikan infrastruktur transportasi tetap dalam kondisi optimal.
Metode Cold Milling Machine (CMM) dipilih dalam pekerjaan ini karena dinilai efektif untuk mengupas lapisan permukaan perkerasan yang mengalami penurunan kualitas tanpa merusak struktur dasar jalan. Teknologi tersebut memungkinkan proses perbaikan berlangsung lebih presisi, efisien, serta mempercepat tahapan penanganan.
Pelaksanaan preservasi dilakukan oleh BBPJN Jatim–Bali melalui PPK 2.5 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas layanan jalan nasional, khususnya pada jalur yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi.
Selain menjaga kondisi perkerasan tetap mantap, pekerjaan ini juga ditujukan untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Jawa Timur.
BBPJN Jawa Timur–Bali menegaskan bahwa preservasi jalan secara berkala merupakan langkah strategis untuk memperpanjang umur layanan infrastruktur sekaligus memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga secara berkelanjutan.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur — Bali






