Polsek Simokerto Surabaya mengedukasi pelajar SMK ABI tentang keselamatan berkendara, pencegahan perundungan, dan layanan Polri 110.
Surabaya, Analisapublik.id – Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya mengatur lalu lintas sekaligus mengedukasi pelajar mengenai keselamatan berkendara, pencegahan perundungan, dan keamanan lingkungan di depan SMK ABI, Jalan Gembong Nomor 48, Selasa, 3 November 2026, melalui program Polisi Jogo Sekolah dan sosialisasi Operasi Patuh 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasan Aipda Sandra P. bersama anggota Unit Lantas Aiptu Jono.
Keduanya melaksanakan pengaturan lalu lintas sekaligus menyampaikan pesan keselamatan kepada pelajar dan masyarakat yang memulai aktivitas pagi.
Kepala SMK ABI Smaun, M.Pd., turut terlibat dalam kegiatan tersebut untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan tertib.
Dalam sosialisasi, petugas mengingatkan pengendara sepeda motor agar menggunakan helm dan mematuhi peraturan lalu lintas guna mengurangi risiko kecelakaan.
Selain keselamatan berkendara, kepolisian memberikan edukasi mengenai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Petugas mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor yang dikenal sebagai kejahatan 3C.
Pencegahan perundungan atau bullying juga menjadi perhatian agar pelajar memahami pentingnya menjaga hubungan yang baik dan tidak melakukan tindakan yang merugikan sesama siswa.
Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program Polisi Jogo Sekolah, kepolisian berupaya memperkuat komunikasi dengan pihak sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar mengenai keselamatan dan keamanan.
“Edukasi juga mencakup pengenalan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian,” ujar Kompol Zainur.
Menurutnya, pengenalan layanan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar dan masyarakat mengenai saluran resmi untuk meminta bantuan ketika menghadapi gangguan keamanan.
Dengan mengetahui layanan Polri 110, masyarakat diharapkan lebih mudah menghubungi kepolisian apabila membutuhkan pertolongan atau ingin melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan petugas.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pelayanan pagi dan sosialisasi berjalan sesuai rencana.
“Kegiatan pelayanan pagi dan sosialisasi di depan SMK ABI berlangsung aman, lancar, dan tertib tanpa adanya kejadian menonjol,” imbuhnya.
Polsek Simokerto terus mendorong kerja sama antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas serta mencegah gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berharap kesadaran pelajar terhadap keselamatan berkendara, bahaya perundungan, dan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dapat terus meningkat.
Reporter: Suprawoto
Redaktur: Aris Setyoadji

