Headlineinfopol

Polda Jatim Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Kapolda Tekankan Respons Cepat

9836
×

Polda Jatim Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Kapolda Tekankan Respons Cepat

Sebarkan artikel ini

Polda Jatim memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi melalui pemeriksaan personel, peralatan, dan koordinasi lintas instansi.

Surabaya, Analisapublik.id – Polda Jawa Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, angin kencang, dan cuaca ekstrem melalui pemeriksaan personel serta peralatan dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Mapolda Jatim, Rabu, 4 November 2026.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin langsung apel tersebut untuk memastikan kesiapan aparat dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Kesiapsiagaan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk lebih siap memberikan bantuan apabila terjadi bencana alam di wilayah Jawa Timur,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Menurut Kapolda, kesiapsiagaan tidak cukup hanya mengandalkan jumlah personel, tetapi harus didukung peralatan yang berfungsi, koordinasi antarlembaga, serta kecepatan petugas dalam memberikan pertolongan.

Seluruh sarana dan prasarana penanggulangan bencana harus dipastikan siap digunakan dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah serta potensi ancaman yang berbeda di setiap daerah.

Baca Juga:  Polsek Simokerto Surabaya Edukasi Pelajar SMK ABI, Cegah Perundungan dan Pelanggaran Lalu Lintas

Polda Jatim bersama pemerintah daerah dan instansi terkait meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem.

Ancaman banjir, tanah longsor, dan angin kencang menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, akses transportasi, serta proses penyaluran bantuan ketika terjadi bencana.

Kapolda juga menekankan pentingnya mengevaluasi penanganan bencana sebelumnya, termasuk di Kabupaten Lumajang, untuk memperbaiki kesiapan personel, akses bantuan, dan dukungan bagi warga terdampak.

Evaluasi tersebut diperlukan agar hambatan yang pernah muncul di lapangan tidak kembali memperlambat penanganan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Selain kesiapan operasional, pemetaan wilayah rawan bencana menjadi bagian penting dalam menentukan prioritas mitigasi dan penempatan sumber daya.

Polda Jatim turut mendorong pelaksanaan simulasi penanganan bencana melalui Tactical Floor Game (TFG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait.

Simulasi tersebut ditujukan untuk menyamakan pola koordinasi, pembagian tugas, dan langkah penanganan dalam menghadapi situasi darurat.

Kapolda menyampaikan bahwa evaluasi kebutuhan personel dan peralatan akan dilakukan bersama Gubernur Jawa Timur, Pangdam, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga:  Polda Jatim Bongkar Peretas 260 Website, Tersangka Jual Domain untuk Promosi Judi Online

“Negara harus hadir. Kami akan bersama-sama dengan Ibu Gubernur dan Pak Pangdam mengevaluasi kebutuhan tersebut. Karena ini menyangkut kemanusiaan, tentu harus ada upaya percepatan untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegas Irjen Pol Dekananto.

Penguatan kesiapsiagaan tersebut menempatkan kecepatan penanganan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

Kesiapan personel, kelayakan peralatan, serta efektivitas koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting agar bantuan dapat segera menjangkau masyarakat ketika bencana terjadi.

Reporter: Bhayu Indarto
Redaktur: Aris Setyoadji

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.