HeadlinePemerintahan

Pertamina Temukan Cadangan Migas 106 Juta Barel Di South Mahakam

284
×

Pertamina Temukan Cadangan Migas 106 Juta Barel Di South Mahakam

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sukses menutup lembaran tahun 2025 dengan catatan gemilang. Perusahaan pelat merah ini mengonfirmasi temuan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) baru melalui pengeboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x di wilayah lepas pantai (offshore) South Mahakam, Kalimantan Timur.

Temuan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Berdasarkan estimasi awal, sumber daya kontinjen Original Oil in Place (OOIP) di area tersebut diperkirakan mencapai 106 juta barel ekuivalen minyak (MMBOE). Sebuah suntikan energi segar bagi ambisi swasembada energi nasional.

Keberhasilan ini menjadi pembuktian bagi strategi Near Field Exploration yang diusung PHE. Dengan menyasar area di sekitar lapangan migas yang sudah beroperasi (mature field), Pertamina berharap bisa melakukan quick win—memproduksi migas lebih cepat dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari dedikasi tim eksplorasi kami dalam menerapkan new exploration play concept di area yang sudah mature,” ujar Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng, dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).

Muharram menambahkan, temuan signifikan ini diharapkan segera dikembangkan untuk mendongkrak lifting migas nasional. Sejak mengambil alih kendali Blok Mahakam pada awal 2018, Pertamina Hulu Mahakam (PHM) tercatat telah mengebor enam sumur eksplorasi dengan tingkat keberhasilan tinggi; empat di antaranya berujung pada penemuan cadangan baru.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, menegaskan bahwa temuan ini krusial untuk menjaga rasio cadangan terhadap produksi (Reserve to Production atau RtoP) di Regional Kalimantan.

“Kami akan segera melakukan pengembangan untuk mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan dan memperkuat ketahanan energi di Kalimantan,” kata Sunaryanto.

Langkah cepat PHE ini menjadi sinyal penting bagi industri hulu migas Indonesia. Di tengah tren lapangan-lapangan tua yang produksinya terus menurun, temuan MDP-1x membuktikan bahwa Blok Mahakam masih menyimpan “harta karun” yang tersembunyi, menunggu sentuhan teknologi dan konsep eksplorasi baru untuk dibangkitkan. (Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.