HeadlinePemerintahan

Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Lumajang Dukung Pembentukan Paguyuban Penjaga Sekolah

168
×

Perkuat Sinergi Pendidikan, Pemkab Lumajang Dukung Pembentukan Paguyuban Penjaga Sekolah

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, analisapublik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberikan sinyal positif terhadap rencana pembentukan paguyuban penjaga sekolah untuk jenjang SD hingga SMP. Wadah ini diproyeksikan menjadi sarana penguatan komunikasi, koordinasi, serta peningkatan kualitas layanan pendukung pendidikan di wilayah tersebut.

Dukungan tersebut ditegaskan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam audiensi bersama perwakilan penjaga sekolah di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).

Bupati Indah menilai penjaga sekolah memiliki peran krusial dalam ekosistem pendidikan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan tertib adalah fondasi utama bagi kelancaran proses belajar mengajar.

“Lingkungan sekolah yang tertib dan kondusif sangat menentukan kualitas pembelajaran. Penjaga sekolah berperan menjaga keteraturan itu setiap hari,” ujar Indah dalam keterangannya.

Ia menambahkan, penguatan komunikasi melalui paguyuban merupakan langkah strategis untuk memetakan kondisi riil di lapangan secara cepat. “Selama dikelola dengan tertib dan profesional, pemerintah daerah siap mendukung. Paguyuban ini dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas layanan pendidikan,” imbuhnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menekankan pentingnya komunikasi inklusif dengan seluruh elemen pendidikan. Ia berharap paguyuban ini mampu menjadi jembatan antara tenaga pendukung dan pengambil kebijakan.

“Koordinasi yang kuat akan membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan di lapangan,” tutur Yudha.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, menyambut baik inisiatif ini sebagai upaya memperkuat sistem pembinaan di tingkat satuan pendidikan.

Sebagai langkah konkret, para penjaga sekolah sepakat untuk memulai pembentukan paguyuban sebagai proyek percontohan. Agenda rutin bulanan dan pembentukan struktur kepengurusan akan segera disusun untuk memastikan organisasi berjalan terarah dan berkelanjutan.

Wahid, perwakilan penjaga sekolah dari Kecamatan Tempeh, mengungkapkan bahwa selama ini koordinasi antarrekan sejawat masih bersifat informal.

“Melalui paguyuban, kami berharap dapat saling bertukar pengalaman, menyatukan pandangan, serta menyampaikan masukan secara lebih terorganisasi kepada pemerintah daerah,” kata Wahid.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan posisi tawar dan profesionalisme penjaga sekolah sebagai pilar pendukung yang memastikan keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah se-Kabupaten Lumajang. (Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.