TULUNGAGUNG, Analisapublik.id, – Plt.Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, membuka rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang dipadukan dengan pelaksanaan Kongres Anak serta pemberian penghargaan DPATA Awards 2026. Pada Senin (03/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan kualitas lembaga penyedia layanan bagi anak di tingkat kabupaten, sehingga mampu memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara lebih optimal.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, dalam sambutannya, menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus yang harus memperoleh hak untuk tumbuh, berkembang, mendapatkan perlindungan, serta hidup di lingkungan yang aman dan nyaman.
Karena itu, penguatan kapasitas lembaga yang bergerak di bidang pelayanan anak menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan dan perlindungan anak.
“Momentum Hari Anak Nasional ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghadirkan lingkungan yang ramah anak serta memastikan setiap anak memperoleh haknya secara maksimal,” ungkapnya.
Acara tersebut diisi dengan berbagai agenda penting, di antaranya Kongres Anak 2026 yang menjadi ruang bagi anak-anak Tulungagung untuk menyampaikan aspirasi, ide, serta pandangan mereka terhadap pembangunan Daerah.
Selain itu, digelar pula DPATA Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada individu, komunitas, maupun lembaga yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung perlindungan serta pemenuhan hak anak di Kabupaten Tulungagung.
Tidak hanya itu, kegiatan juga menghadirkan sesi penguatan kapasitas bagi lembaga penyedia layanan anak melalui forum konsolidasi guna menyamakan arah program dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah, lembaga masyarakat, serta Forum Anak, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap dapat terus mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak sebagai bekal menyongsong Generasi Emas Indonesia.
Pemenuhan hak dan perlindungan anak bukan menjadi tanggung jawab pemerintah semata, diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, hingga keluarga, agar setiap anak memperoleh hak untuk hidup, berkembang dan berpartisipasi secara optimal, ” Pungkasnya. ( Endi S )






