EDITORIALHeadline

Perbaikan Jalan Gombel Lama Dimulai 20 April 2026, Proyek Strategis Antisipasi Longsor Ditargetkan Rampung 7 Bulan

1447
×

Perbaikan Jalan Gombel Lama Dimulai 20 April 2026, Proyek Strategis Antisipasi Longsor Ditargetkan Rampung 7 Bulan

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, analisapublik.id – Upaya peningkatan keselamatan dan keandalan infrastruktur jalan nasional kembali dilakukan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, dengan memulai pekerjaan perbaikan Jalan Gombel Lama di Kota Semarang pada 20 April 2026. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tujuh bulan sebagai bagian dari penanganan ruas jalan dengan tingkat risiko geologi tinggi.

Langkah perbaikan ini dilakukan berdasarkan kondisi eksisting jalan yang mengalami penurunan kualitas struktur, mulai dari kerusakan perkerasan hingga potensi longsor di beberapa titik. Kawasan Gombel yang dikenal memiliki kontur lereng curam dan karakter tanah labil menjadikan ruas ini masuk dalam kategori prioritas penanganan, terutama untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang.

Secara teknis, pekerjaan difokuskan pada rekonstruksi di dua titik rawan longsor. Pada titik-titik tersebut, dilakukan penguatan struktur tanah menggunakan metode bore pile hingga kedalaman 28 meter yang dikombinasikan dengan mini pile. Pendekatan ini dipilih untuk meningkatkan stabilitas lereng sekaligus mengurangi risiko pergerakan tanah yang dapat mengganggu badan jalan.

Selain penguatan struktur, perbaikan juga menyasar lapisan perkerasan jalan melalui pemasangan AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) setebal 6 cm dan AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course) setebal 4 cm. Kombinasi lapisan ini dirancang untuk meningkatkan daya tahan permukaan jalan terhadap beban kendaraan serta perubahan cuaca. Meski dilakukan peningkatan kualitas konstruksi, lebar jalan tetap dipertahankan sebesar 10,5 meter guna menjaga kapasitas dan fungsi lalu lintas di koridor tersebut.

Dalam rangka memastikan kelancaran pekerjaan konstruksi, Kementerian PU telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang terintegrasi dengan aparat kepolisian setempat. Jalan Gombel Lama akan ditutup total selama masa pekerjaan berlangsung. Sebagai alternatif, arus kendaraan dialihkan melalui Jalan Gombel Baru (Jalan Setiabudi) dengan penerapan sistem prioritas guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, kendaraan berat diarahkan menggunakan jalur tol Banyumanik–Jatingaleh. Kebijakan ini bertujuan mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri sekaligus meminimalkan potensi kemacetan di sekitar lokasi proyek.

Pelaksanaan proyek ini sebelumnya telah melalui tahapan koordinasi lintas sektor serta sosialisasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lapangan sekaligus mengurangi potensi gangguan selama pekerjaan berlangsung.

Direktorat Jenderal Bina Marga melalui unit pelaksana di wilayah Jawa Tengah–DIY menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional. Fokus utama tidak hanya pada perbaikan fisik, tetapi juga pada peningkatan aspek keselamatan, khususnya di ruas dengan kondisi geologi kompleks seperti kawasan Gombel.

Dengan dimulainya pekerjaan ini, pemerintah menargetkan terwujudnya kondisi jalan yang lebih stabil, aman, dan berkelanjutan. Perbaikan Jalan Gombel Lama diharapkan tidak hanya mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan, tetapi juga memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di Kota Semarang dan sekitarnya.

Sumber: BBPJN Jateng-DIY
Reporter: Rijen Senario
Editor: Ibnu Aji Sesario

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.