EDITORIALHeadline

Pembangunan Jembatan Sidabowa Banyumas Capai 67,69 Persen, Siap Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

5334
×

Pembangunan Jembatan Sidabowa Banyumas Capai 67,69 Persen, Siap Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

analisapublik.id | Banyumas – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat pembangunan Jembatan Sidabowa di Kabupaten Banyumas. Proyek tersebut menjadi solusi pengganti jembatan gantung lama yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai tidak lagi optimal dalam melayani mobilitas masyarakat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan BBPJN Jawa Tengah–DIY, progres pembangunan Jembatan Sidabowa hingga saat ini telah mencapai 67,69 persen. Proyek tersebut mulai dikerjakan sejak November 2025 dan ditargetkan selesai pada Juli 2026.

Pembangunan jembatan permanen ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Banyumas.

Jembatan Sidabowa dibangun di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai pengganti jembatan gantung lama yang mengalami kerusakan. Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan mampu memberikan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.

Selain memperlancar aktivitas harian warga, pembangunan jembatan juga diharapkan dapat mendukung distribusi barang dan jasa, mempercepat pergerakan ekonomi lokal, serta membuka peluang pengembangan kawasan di sekitarnya.

BBPJN Jawa Tengah–DIY menilai keberadaan jembatan permanen tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan progres pembangunan yang telah melampaui dua pertiga dari total pekerjaan, proyek Jembatan Sidabowa kini memasuki tahapan lanjutan menuju penyelesaian sesuai target yang telah ditetapkan pada pertengahan tahun 2026.

Editor: Respati

Sumber: BBPJN Jawa Tengah – DIY

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.