Semarang – analisapublik.id | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta melanjutkan penanganan Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang. Pekerjaan berlangsung selama dua bulan, mulai 10 Juli hingga 10 September 2026.
Penanganan berupa pengecoran jalan dilakukan mulai STA 0+900 atau di sekitar Rumah Sakit Samsoe Hidajat hingga STA 2+200 di kawasan SMA Nasima. Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas diterapkan di sepanjang ruas yang terdampak.
Pengaturan arus kendaraan dilakukan untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan dan pekerja di lapangan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, memperhatikan rambu sementara, serta mengikuti arahan petugas ketika melintas di sekitar lokasi proyek.
Pengguna jalan juga perlu mengantisipasi perlambatan arus, terutama pada jam-jam sibuk. Kepadatan dapat terjadi karena sebagian ruang jalan digunakan untuk aktivitas konstruksi dan pergerakan alat berat.
Jalan Arteri Yos Sudarso merupakan salah satu jalur penting di kawasan utara Semarang. Ruas ini tidak hanya melayani mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi jalur angkutan barang yang terhubung dengan Pelabuhan Tanjung Emas dan kawasan industri di sekitarnya.
BBPJN Jateng–DIY mengimbau masyarakat tetap berhati-hati selama masa pekerjaan dan mempertimbangkan waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan. Pengguna kendaraan diharapkan tidak menerobos pembatas maupun mengabaikan petunjuk keselamatan yang telah dipasang.
Pihak pelaksana menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul selama pekerjaan. Penanganan tersebut diharapkan berjalan sesuai jadwal sehingga ruas Jalan Arteri Yos Sudarso dapat kembali dilalui dengan lebih aman dan nyaman.
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jateng-DIY






