Banyumas – analisapublik.id | Kehadiran g menghubungkan Desa Sidabowa dan Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, mulai dirasakan masyarakat. Hingga Kamis, 9 Juli 2026, jembatan tersebut telah dibuka secara terbatas untuk kendaraan roda dua.
Suasana di sekitar jembatan terlihat ramai menjelang sore. Sejumlah warga datang untuk melihat dari dekat bangunan baru tersebut, sementara sebagian lainnya mencoba melintas menggunakan sepeda motor.
Antusiasme warga tidak lepas dari pentingnya jalur penghubung Sidabowa–Karanganyar bagi mobilitas masyarakat setempat. Selama ini, akses lama hanya dapat dilewati sepeda motor secara bergantian. Jembatan baru dirancang lebih lebar sehingga nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat setelah dinyatakan layak dan dibuka secara resmi.
Jembatan itu kemudian dikenal masyarakat dengan nama “SidaAnyar”, yang merujuk pada dua wilayah yang dihubungkan, yakni Sidabowa dan Karanganyar.
Pembangunan jembatan permanen tersebut menelan anggaran sekitar Rp28 miliar. Pemerintah Kabupaten Banyumas mengalokasikan sekitar Rp11,5 miliar dari APBD untuk pembebasan lahan, sedangkan pembangunan fisiknya didukung anggaran pemerintah pusat. ala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas, Kresnawan Wahyu Kristoyo, sebelumnya menyebut progres pembangunan telah mencapai sekitar 95 persen pada akhir Juni 2026.
Pekerjaan yang tersisa saat itu meliputi pengaspalan dan uji kelayakan sebelum jembatan difungsikan sepenuhnya. ain memperlancar perjalanan antara Sidabowa dan Karanganyar, Jembatan SidaAnyar diproyeksikan menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di Simpang Pasar Patikraja.
Akses baru ini juga diharapkan mempermudah distribusi barang serta menunjang kegiatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Patikraja dan wilayah sekitarnya. ki telah dapat dilewati sepeda motor, masyarakat diminta tetap berhati-hati dan mengikuti pengaturan di lapangan. Kendaraan roda empat belum diperbolehkan melintas hingga ada pemberitahuan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas mengenai hasil uji kelayakan dan jadwal peresmian jembatan.
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jateng-DIY






