HeadlineInfrastruktur

Pemkot Surabaya Kebut JLLB Rp300 Miliar, Ruas Sememi–Romokalisari Ditarget Tuntas Juli 2027

1339
×

Pemkot Surabaya Kebut JLLB Rp300 Miliar, Ruas Sememi–Romokalisari Ditarget Tuntas Juli 2027

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, ANALISA PUBLIK – Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penyambungan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) dengan memprioritaskan pembangunan ruas Raya Sememi–Simpang Romokalisari. Jalur sepanjang sekitar 1,65 kilometer tersebut ditargetkan tuntas pada Juli 2027 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp300 miliar.

Pembangunan ruas tersebut menjadi salah satu bagian strategis dalam memperkuat jaringan jalan di Surabaya Barat. Ketika tersambung, jalur ini diproyeksikan memperlancar konektivitas antara kawasan Sememi, Gelora Bung Tomo (GBT), sentra pergudangan hingga akses menuju kawasan Teluk Lamong.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, menjelaskan pembiayaan pembangunan dialokasikan melalui dua tahun anggaran.

Pada 2026, Pemkot Surabaya menyiapkan sekitar Rp125 miliar. Selanjutnya pada 2027, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai kurang lebih Rp175 miliar.

Dengan skema tersebut, total anggaran yang dibutuhkan untuk menuntaskan ruas Raya Sememi–Simpang Romokalisari mencapai sekitar Rp300 miliar.

Penyelesaian ruas ini dinilai penting karena menjadi salah satu mata rantai dalam membentuk jaringan JLLB yang lebih terhubung. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka alternatif pergerakan kendaraan di wilayah barat Surabaya yang selama ini terus berkembang.

JLLB juga disiapkan untuk mendukung mobilitas kendaraan menuju kawasan perdagangan, pergudangan, industri dan aktivitas logistik. Dengan tersedianya jalur alternatif, beban kendaraan di sejumlah ruas arteri eksisting diharapkan dapat terbagi.

Fungsi tersebut semakin strategis seiring perkembangan Surabaya Barat sebagai kawasan permukiman, perdagangan, fasilitas olahraga hingga pusat distribusi barang.

Konektivitas menuju Gelora Bung Tomo dan kawasan Teluk Lamong turut menjadi bagian penting dari pembangunan JLLB. Selain melayani mobilitas masyarakat, jaringan jalan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran pergerakan angkutan barang menuju kawasan logistik dan pelabuhan.

Pemkot Surabaya menargetkan ruas Raya Sememi–Simpang Romokalisari dapat diselesaikan pada Juli 2027. Penyelesaian proyek tersebut akan menjadi tahap penting dalam memperkuat konektivitas JLLB sekaligus menyediakan alternatif jalur bagi kendaraan di Surabaya Barat.

Jika seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target, keberadaan ruas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi perjalanan, mengurangi tekanan lalu lintas pada jalan eksisting, serta memperlancar distribusi barang menuju kawasan pergudangan dan pelabuhan.

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.