ANALISAPUBLIK.id, Tulungagung – Pemerintah Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung melaksanakan pembangunan pavingisasi Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah akses jalan menuju lahan pertanian setempat, Sabtu (22/02/2025).
Pembangunan JUT merupakan kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk pembangunan bidang pertanian di wilayah Desa untuk program Ketahanan Pangan di Desa.
Sebelum dilaksanakan pembangunan JUT di Desa Ngunggahan, memang sudah disepakati dari hasil penjaringan aspirasi masyarakat Desa melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dan dilanjutkan ke Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Dari hasil musyawarah dan mufakat yang dihadiri oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa, TP PKK, Ketua BPD dan anggotanya, ketua LPMD dan anggotanya, ketua RW, ketua RT, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, ketua HIPPA dan Ketua Kelompok Tani, salah satunya disepakati dan dilaksanakannya Pembangunan Pavingisasi JUT di Dusun Kalirejo RT 03/ RW 03 Desa Ngunggahan tersebut, Mudah mudahan bisa dirasakan oleh masyarakat secara adil dan merata serta dapat mensejahterakan masyarakat.
Pelaksanaan rangkaian kegiatan pembangunan Jalan Usaha Tani dengan lokasi di RT 03 RW 03 Dusun Kalirejo yaitu pembangunan Pavingisasi dengan panjang 246 meter dan lebar 3 meter, menggunakan Anggaran Sumber Dana dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Pekerjaan swakelola ini menggunakan tenaga kerja dari masyarakat Desa setempat guna memberdayakan masyarakat dan untuk menambah penghasilan masyarakatnya .
Pemerintah Desa Ngunggahan yang dipimpin Kepala Desa Maryono yang dibantu oleh Sekretaris Desa dan bendahara Desa serta seluruh Perangkat Desa yang ada, sudah sepakat dan komitmen untuk melaksanakan pembangunan di Desa Ngunggahan dengan sebaik – baiknya, demi tercapainya pembangunan di Desa sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat Desa Ngunggahan.
“Dengan adanya pembangunan pavingisasi JUT bisa mempermudah transportasi masyarakat, meningkatkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Kepala Desa Ngunggahan Maryono.
Maryono juga menambahkan, dengan adanya bantuan Dana Desa (DD) Tahun 2025 ini, maka Pemerintah Desa masih dapat mengembangkan potensi Desa yang ada di Desa dan berbagai program pembangunan infrastruktur lainnya bisa lebih dioptimalkan. ( Endi S )











