Jakarta, anlisapublik.id – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menargetkan pembentukan hingga 1 juta lapangan kerja baru pada akhir Desember 2025 melalui program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Menurut Ferry, fokus saat ini adalah mengoperasikan dan mengembangkan lebih dari 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Setiap Kopdes berpotensi menyerap 20 sampai 25 tenaga kerja di tujuh unit usaha, seperti gerai sembako, klinik, apotek, unit simpan pinjam, dan logistik.
Saat ini, program ini telah menarik lebih dari 907 ribu anggota serta 640 ribu pengurus dan pengawas. Untuk mendukung operasionalnya, Kementerian Koperasi telah merekrut 1.104 project management officer (PMO) dan 8.000 business assistant untuk mendampingi para pengurus koperasi.
Selain itu, pelatihan bagi 7.587 pengurus Kopdes dan 159 dinas terkait juga telah dilakukan untuk meningkatkan kapasitas mereka.
Ferry juga mendorong percepatan pembiayaan modal kerja dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan target 16 ribu hingga 20 ribu koperasi bisa mendapatkan pinjaman dan mulai beroperasi pada Oktober 2025. Setiap koperasi dapat memperoleh plafon pinjaman maksimal Rp3 miliar.
Ia juga mengusulkan beberapa kebijakan pendukung, seperti penyaluran barang subsidi pemerintah, bunga pinjaman di bawah 6 persen, dan keringanan Pajak Penghasilan (PPh) bagi koperasi. Dengan dukungan ini, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat segera beroperasi dan berkontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. ( wa/ar)