HeadlinePemerintahanPendidikan

Mensos Pastikan Ratusan Guru yang Mundur dari Sekolah Rakyat Sudah Diganti

461
×

Mensos Pastikan Ratusan Guru yang Mundur dari Sekolah Rakyat Sudah Diganti

Sebarkan artikel ini

Jakarta,analisapublik.id – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan, pemerintah telah menyiapkan guru pengganti untuk mengisi posisi 143 guru yang mundur dari program Sekolah Rakyat. Mundurnya para guru ini disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk lokasi yang jauh dan penempatan sebagai PPPK.

“Secara keseluruhan jalan, memang ada guru yang mundur, yang tidak memenuhi panggilan. Tapi semuanya sudah disiapkan penggantinya, Insyaallah akan kita lantik pada tahap kedua,” kata Gus Ipul usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025).

Gus Ipul menjelaskan, total guru Sekolah Rakyat yang mundur mencapai 143 orang. Mereka tidak memenuhi panggilan meski sudah diundang setelah lolos seleksi. Alasan yang umum dikemukakan adalah lokasi Sekolah Rakyat yang jauh dari domisili, sementara sebagian lainnya sudah mendapat penempatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Tetapi saya dapat pastikan bahwa guru-guru pengganti telah siap untuk mengajar di Sekolah Rakyat. Sehingga sampai sekarang, kalau memang ada kekurangan biasanya di backup oleh kepala sekolah atau juga guru-guru lain,” katanya.

Penyamaan Kemampuan Siswa Jadi Tantangan
Selain persoalan guru, Gus Ipul juga menyoroti perkembangan para siswa Sekolah Rakyat. Mengingat siswa berasal dari latar belakang dan kemampuan pendidikan yang berbeda-beda, penyamaan kemampuan menjadi tantangan bagi kepala sekolah dan guru.

Gus Ipul mengakui hal itu menjadi tantangan karena siswa yang diterima di Sekolah Rakyat tidak melalui tes akademik tertentu. Namun, dalam masa matrikulasi yang sedang berlangsung, para guru dan kepala sekolah berupaya keras agar para siswa memiliki pemahaman dan kemampuan yang setara.

“Ketika masuk proses belajar mengajar, maka akan lebih mudah bagi para guru untuk melakukan pembinaan dan bimbingan,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, Kemensos juga berupaya agar para siswa semakin terbiasa dengan kedisiplinan yang harus diikuti dalam sistem sekolah berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.