EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Menko PM: Transformasi Pesantren Relevan Hadapi Disrupsi Global, Dorong Santri Pimpin Perubahan

289
×

Menko PM: Transformasi Pesantren Relevan Hadapi Disrupsi Global, Dorong Santri Pimpin Perubahan

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta,analisapublik.id  – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa transformasi pesantren menjadi semakin relevan di tengah perubahan besar yang melanda hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menilai bahwa saat ini bangsa tengah menghadapi masalah krusial dan butuh pembenahan menyeluruh. “Ada disrupsi, dan itu butuh tata kelola baru,” ujar Cak Imin dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (25/10).

Oleh karena itu, ia memandang momen ini sangat tepat bagi kaum santri untuk hadir dan menjadi bagian dari gelombang perubahan tersebut.

“Pesantren harus melakukan transformasi total dalam seluruh aspeknya agar bisa mengendalikan, memimpin, dan mengubah keadaan, serta menyiapkan generasi unggul untuk menghadapi tantangan yang ada,” tegasnya.

Meskipun demikian, Cak Imin mengingatkan agar pesantren tetap menjaga jati diri keilmuan dan spiritualitasnya saat beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Pesantren bisa tetap ada dan konsisten hingga hari ini karena terus istiqamah terhadap ilmu. Apalagi kalau pesantren mampu tumbuh dengan sains dan teknologi, digabung ilmu dunia dan akhirat, insyaallah keunggulannya tidak akan tertandingi kapan pun dan di zaman apa pun,” katanya.

Pernyataan ini disampaikan Cak Imin saat menghadiri Forum Multaqo Santri Nasional dalam rangka peringatan 200 tahun Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (25/10).

Ia menambahkan, pihaknya akan mengembangkan seluruh pembahasan dalam forum tersebut, seperti isu teknologi hingga pendekatan komprehensif dalam pendidikan pesantren.

“Semua isu dan tema yang diangkat dalam Multaqo Santri harus kita lanjutkan, dimatangkan secara konseptual, diuji secara ilmiah, lalu praktikkan. Itu sudah pasti benar. Inilah yang disebut transformasi pesantren,” pungkasnya. ( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.